RABU , 13 DESEMBER 2017

Jika yang Lain Bahagia di Hari Jadinya, Kabag Humas Parepare Justru Sedih dan Takut

Reporter:

Editor:

niar

Selasa , 03 Oktober 2017 14:15
Jika yang Lain Bahagia di Hari Jadinya, Kabag Humas Parepare Justru Sedih dan Takut

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Setiap orang punya kesan tersendiri dalam memaknai hari ulang tahun. Bahkan pada umumnya, mereka tak segan-segan merayakan ulang tahun dengan euforia.

Berbeda halnya dengan Pejabat Pemkot Parepare yang satu ini. Kepala Bagian Humas dan Protokol Parepare Amarun Agung Hamka mengungkapkan, jika momen ulang tahun menjadi kesedihan dan ketakutan tersendiri baginya.

Bayangan Almarhum orangtua juga menjadi salah satu alasan yang menjadikan ia semakin sedih. Penambahan umur dinilai Hamka, juga sebagai pengurangan usia.

“Di kala orang lain bersenang-senang dan bahagia dengan berulang tahun, malah saya merasa takut dan sedih. Semakin banyak yang mengucapkan selamat malah semakin sedih, mengingat berkurangnya usia untuk hidup,” aku Hamka, via WhatsApp, Selasa, (03/10/2017)

Hamka menuturkan, dalam kitab Lauh Mahfuz sebelum lahir telah tercatat berapa usia manusia dalam hidup, termasuk jodoh, dan reski. “Semua sudah tercatat dalam ummul kitab (nama lain dari Kitab Lauh Mahfuz). Takut sekali mungkin karena saya masih merasa kurang amal dan banyak dosa,” tulis Hamka, sapaan pria yang lahir pada 03 Oktober 1981 ini.

“Berdasarkan perenungan pribadi saya terhadap kepercayaan dan keyakinan Agama Islam yang saya anut yang masih minim, bahwa sebenarnya ulang tahun atau bertambahnya umur malah sebenarnya mengurangi usia kita untuk hidup di dunia,” lanjut Hamka, suami Ananda Febriani G Usbal yang genap berusia 36 tahun, hari ini.

Hamka juga membeberkan alasan ia dan istrinya menyembunyikan tanggal lahir di Media Sosial (Medsos). “Saya dan istri saya kompak menyembunyikan tanggal lahir di Medsos karena takut diingatkan berkurangnya usia untuk hidup,” pungkasnya. (Nia)


div>