SELASA , 23 OKTOBER 2018

Job Fair Disnaker Makassar Diserbu ‘Pengangguran’

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 24 Agustus 2016 14:38
Job Fair Disnaker Makassar Diserbu ‘Pengangguran’

Ilustrasi. (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Persoalan yang tak bisa diselesaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar hingga saat ini adalah memberikan peluang kepada anak negeri sendiri untuk mengisi lowongan keja di Makassar. Bahkan anak negeri sendiri yang berdomisili di Kota Makassar masih banyak pengangguran dan sulit mencari lapangan pekerjaan.

Jumlah pengangguranpun sangat meningkat di Kota Makassar. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pengangguran 9-11 persen pada 2015. Tahun 2016 ini, angka pengangguran naik menjadi 11-12 persen.

Hal tersebut membuat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar menggelar job fair di Celebes Convention Centre (CCC), Jl Metro Tanjung Bunga, Rabu-Kamis, 24-25 Agustus 2016, sebagai upaya meminimalisir pengangguran di Makassar.

Kepala Disnaker Kota Makassar, Jufrie Bukti, mengatakan, kegiatan tujuan kegian guna menekan tingginya angka pengangguran di Makassar, dan membuka lapangan pekerjaan bagi tamatan SMA, SMK, dan sarjana, di Makassar.

“Job fair ini diikuti 80 perusahan, untuk hari pertama sekira 3 ribu lebih dari berbagai latar belakang pendidikan mendaftar,” ujar Andi Bukti Djufrie, Kepala Disnaker Makassar, Selasa (23/8).

Jufri mengatakan, job fair 2016 ini sengaja digelar sebagai bentuk keseriusan pemkot dalam memerhatikan dan merekonstruksi nasib masyarakat Kota Makassar.

Pada job fair tersebut, 80 perusahaan perusahaan nasional serta lokal yang berkantor di Makassar bekerja sama dengan Pemkot Makassar diundang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan akan karyawan.

Sementara, Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkot Makassar dalam mewujudkan visi-misinya pemerintahan DIA (Danny Pomanto-Syamsu Rizal). “Yaitu merekonstruksi nasib rakyat menjadi masyarakat sejahtera standar dunia,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan, kegiatan job fair ini masuk dalam salah satu program misi delapan jalan masa depan dimana kegiatan ini merupakan upaya dalam mengurangi pengangguran. “Pemerintah sangat konsen dengan masalah pengangguran,” tuturnya. (***)


div>