MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Jual Beli Motor, Penadah Hasil Curanmor Kaget Liat Pembelinya Polisi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 16 Desember 2016 11:09
Jual Beli Motor, Penadah Hasil Curanmor Kaget Liat Pembelinya Polisi

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Seorang pelaku Pencurian Motor (Curanmor) Hasrul (36), warga Jl Jipang Raya, Perumahan Billa Megasari Blok E 25-26, tak berkutik saat petugas Polsek Rappocini berada di hadapannya saat melakukan penyamaran untuk membeli motor hasil curiannya di depan SPBU di Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (14/12) malam.

Kepala Unit Reskrim Polsek Rappocini, AKP Agus Triputranta, mengatakan, berawal diringkusnya Hasrul saat satuan Reserse Mobile (Resmob) Polsek Rappocini dipimpin langsung Panit 2 Reskrim, Ipda Nurtjahyana bersama Dan Tim, Aiptu Budisman sedang melakukan traksaksi jual beli sepeda motor jenis Honda Beat warna merah dengan nomor polisi DD 2588 XX berplat putih.

“Kita amankan Hasrul disaat dia hendak menjual motor tersebut seharga Rp3.500.000 bersama STNK atas nama Harry Tendean, alamat Jl Prof DR Hamka nomor 7 Kabupaten Bulukumba yang diduga motor yang dijualnya itu adalah hasil motor curian,” ujar Agus diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (16/12).

Menurut keterangan Hasrul, setelah di interogasi penyidik, sepeda motor yang diperoleh dari pria bernama Harry Tendean berprofesi sebagai sopir mobil kampas. Hasrul mengenal Harry melalui rekannya bernama Kulle beralamat Bulo-Bulo, Kabupaten Jeneponto.

“Setelah mengenal Harry dari rekan sebelumnya. Dan dia menawarkan motor terhadap saya untuk dijualnya dengan harga Rp1,5 juta. Saya pun membeli motor tersebut di suatu bilangan di daerah Kabupaten Jeneponto tepatnya dirumah orang tua saya,”ujar Hasrul saat di Mapolsek Rappocini.

Pertemuan antara Hasrul dan Harry Tandean di rumah orang tuanya untuk melakukan transaksi penjualan sepeda motor. Dalam pengakuan Harry, bahwa dia menjual kendaraannya lantaran diduga ia tak sanggup melanjutkan cicilannya, dan kejadian itu pada Bulan September 2016.

“Waktu bulan September, saya dapat kendaraan ini dari Harry. Lalu, saya mau jual motor ini karena sama dengan Harry tak sanggup bayar cicilan makanya saya jual,” terang Hasrul.

Kendatinya pun telah melakukan perjanjian dari salah seorang pemuda dengan dijanjikan untuk membeli sepeda motor miliknya di depan SPBU, jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Makassar. Tak begitu lama, mereka pun bertemu, di pertemuan keduanya tersebut Hasrul tak bisa berkutik saat dia mengetahui pembelinya merupakan seorang polisi.

Sementara, Kapolsek Rappocini, Kompol Roy Agung, mengatakan, pelaku dari hasil introgasi awal mengaku jika motor yang hendak dijualnya itu merupakan motor cicilan,diakuinya juga jika motor yang ia beli bersumber dari pria bernama Harry Tendean,status motor dijual Harry Tendean ke Hasrul merupakan motor cicilan.

“Jadi dengan berjalan beberapa bulan, Hasrul tidak pernah membayar cicilan,selanjutnya ia akan menjualnya, sehingga kita amankan . Atas kejadian tersebut, Hasrul beserta unit sepeda motor itu kita amankan di Mapolsek Rappocini guna pengusutan lebih lanjut,” jelas Roy.

Hasil Koordinasi dengan Unit Reskrim Polres Bulukumba lanjut Roy Agung diketahui jika sepeda motor tersebut merupakan laporan kasus curanmor. Dimana laporan polisinya akan menyusul,”Kami telah melakukan kordinasi oleh Olres Bulukumba hasilnya jika motor yang pelaku yang kami sita terlapor jika motor curian,saat ini laorannya akn menyusul,” ujarnya. (***)


div>