SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Jubir IYL: Sabar, Tunggu Hasil Survei

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 25 Maret 2017 12:05
Jubir IYL: Sabar, Tunggu Hasil Survei

Ichsan Yasin Limpo. ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kendati wacana pendamping Ichsan Yasin Limpo (IYL) di Pilgub Sulsel 2018 mulai dikaitkan ke beberapa nama belakangan ini, namun penentuannya dipastikan tetap berdasar pada hasil survei.

Informasi yang dihimpun, IYL dalam waktu dekat akan mengukur kekuatan sejumlah figur calon pendampingnya melalui pendekatan hasil survei lembaga profesional yang dikontraknya.

“Pada saatnya kita akan sampaikan siapa pasangan IYL. Karena ada beberapa pendekatan dalam menentukan siapa yang paling pas dijadikan pasangan. Salah satunya melalui hasil survei,” ujar Rezky Fatmala, Juru Bicara IYL.

Menurut Rezky, sejak awal IYL memang sudah menyampaikan jika sebelum deklarasi pasangan, harus melihat hasil simulasi pasangan di survei. Sebab dari situ, mantan Bupati Gowa dua periode ini bisa mengukur kekuatan masing-masing figur, termasuk kelebihan dan kelemahannya saat berpasangan.

“Di survei itukan akan terekam mana figur yang paling pas dijadikan pasangan. Karena nanti nama-nama yang dimasukkan di survei akan dilakukan simulasi berpasangan. Semua akan dikaji plus-minusnya,” tambah Key, sapaan akrab Rezky Fatmala.

Lalu bagaimana dengan wacana pendamping IYL yang mengerucut ke dua nama, antara Rusdi Masse dan Andi Mudzakkar (Cakka)? Key tidak menampik jika nama tersebut banyak diperbincangkan di publik, termasuk didorong berbagai elemen masyarakat.

“Kalau ada wacana dan dorongan masyarakat seperti itu, tentu kita hargai dan apresiasi. Itu bagian dari aspirasi semua. Dan pasti beliau mempertimbangkan, sekaligus akan menyandingkan dengan hasil survei nantinya,” jawab Key saat ditanya.

[NEXT-RASUL]

Selain itu, Punggawa, sebutan untuk IYL juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada parpol dan sejumlah figur yang berkenan namanya dimasukkan di survei simulasi pasangan dalam waktu dekat ini.

“Itu juga bisa dijadikan tanda kalau komunikasi IYL dengan sejumlah figur sangat cair, dan masih dinamis dalam menentukan pasangan,” ujar mantan Putri Intelenjesia Sulsel ini.

Sementara, Supervisor Strategi Pemenangan Jaringan Suara Indonesia (JSI) Arif Saleh, memuji langkah IYL dalam menentukan pasangan yang tetap menggunakan pendekatan hasil survei.

“Idealnya memang setiap kandidat tetap mempertimbangkan atau mengacu pada hasil survei dalam menentukan pasangannya. Hasil survei itu juga setidaknya bisa meminimalisir kekecewaan parpol jika kadernya tidak bisa diakomodir jadi 02 dengan pertimbangan tertentu yang terekam di survei,” jelas Arif. (***)


div>