RABU , 19 DESEMBER 2018

Judas Amir di Atas Angin

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Senin , 19 Maret 2018 13:00
Judas Amir di Atas Angin

Judas Amir - H Rahmat Masri Bandaso (Juara)

*Pasca Ome Ditetapkan Tersangka

PALOPO, RAKYATSULSEL.COM – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso kini di atas angin. Duet dengan tagline “JUARA” itu diprediksi bakal memenangkan Pilwalkot Palopo 27 Juni mendatang.

Hal itu menyusul setelah penantangnya, Dr Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian (hate speech) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo.

Pakar Politik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar Arief Wicaksono mengatakan, dengan adanya penetapan tersangka itu, tentunya akan membuat rivalnya yakni Judas Amir peluang menangnya semakin besar. Meskipun memang, sidang terhadap Ome belum dilakukan di Pengadilan Tinggi Negeri Palopo.

“Karena dengan demikian, pesaingnya yang juga incumbent wali kota pastinya akan merasa di atas angin, dan berpikir bahwa peluang menangnya akan semakin besar,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menilai isu “tersangka” kedepan akan bakal banyak digunakan untuk menurunkan elektabilitas pesaingnya. Dan biasanya masyarakat juga akan merespon hal itu, sebagai preferensi politik dalam menentukan pilihan politiknya.

Meski demikian, ia sangat menyayangkan apa yang terjadi di Pilkada Palopo. Ome, kata dia yang merupakan kandidat kuat harus tersandung dengan kasus yang mungkin tanpa kesengajaan terjadi.

“Sangat disayangkan ya, salah satu kontestan pilkada di Palopo ditetapkan sebagai tersangka. Kita prihatin dengan realitas itu,” kata Arief.

Sebelumnya, Panwaslu Kota Palopo menetapkan Ome sebagai tersangka ujaran kebencian (hate speech). Penetapan itu disampaikan Ketua Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), Syarifuddin Djalal saat menggelar konferensi pers di kantor Panwaslu Kota Palopo, Jalan Anggrek Kelurahan Tompotikka, Rabu (14/3) lalu.

Syarifuddin Djalal mengatakan, penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka dilakukan pada tanggal 9 Maret lalu dan sudah melalui prosedur yang sesuai dengan tiga alat bukti dan sejumlah saksi pendukung. (*)

 


div>