Jumat, 21 Juli 2017

Juventus vs Barcelona, Dendam Final dan Laga Aneh Dani Alves

Jumat , 17 Maret 2017 21:44
Penulis :
Editor   : Dhedy
RAKYATSULSEL.COM - Saat undian menautkan Juventus bertemu Barcelona, memori langsung tertuju di final Liga Champions 2014-2015. Ya, kedua tim terakhir bersua di final Liga Champions 2014-2015 yang berlangsung di Olympiastadion, Berlin.

Juventus jelas paling antusias menyambut laga ini. Bagaimana tidak, aroma dendam masih terasa akibat kekalahan di final tersebut. Kini, Gianluigi Buffon cs memiliki kesempatan untuk membalasnya. Sudah pasti I Bianconeri - julukan Juventus, berambisi mengalahkan Barcelona sekaligus menyingkirkannya.

Bukan apa-apa, di final Liga Champions 2014-2015, Juventus menelan kekalahan 1-3. Ivan Rakitic, Luis Suarez, dan Neymar bergantian menjebol gawang Buffon. Sementara Juventus hanya mencetak satu gol lewat Alvaro Morata yang kini telah kembali berkostum Real Madrid.

"Hasil undian yang sangat menarik. Kami kembali bertemu Barcelona yang berarti mengingatkan kami akan kekalahan di final Liga Champions 2014-2015. Balas dendam? Silakan saja mengatakan seperti itu. Barcelona adalah tim elite di dunia. Namun, kami tidak takut karena kami adalah tim yang kuat. Kami bisa bersaing dengan mereka," sebut Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, kepada Uefa.com.

Imbuhnya, "Juventus saat ini berbeda dengan yang dikalahkan Barcelona di final 2014-2015. Kami telah banyak peningkatan dan kami akan bermain tanpa rasa takut melawan Barcelona".

Sementara itu, Wakil Presiden Barcelona, Jordi Mestre, tak akan menganggap remeh Juventus meski mereka kalahkan di final 2014-2015. "Kami menghormati Juventus. Ada yang menarik dari duel ini, kami akan melawan Dani Alves yang pernah menjadi ikon di sini. Ini pertama kali kami bersua Dani Alves sebagai musuh setelah meninggalkan Camp Nou Juli lalu," beber Mestre.

Benar, selain balas dendam, pertemuan Juventus vs Barcelona akan menjadi laga aneh bagi Dani Alves. Sebelum undian digelar, bek sayap kanan asal Brasil itu berharap tak bertemu Barcelona di perempat final. Maklum saja, dirinya baru pindah dari Barcelona dan tentunya akan menjadi dilema ketika langsung bertemu dengan mereka.

Dani Alves berharap kalau memang ditakdirkan bertemu dengan Barcelona, itu akan terjadi di final. Tapi, harapannya tak terkabul. Dia sudah harus berjumpa mantan klubnya lebih dini.