RABU , 19 DESEMBER 2018

K2 Demo di Kantor Bupati, Husler Jamin Upah Layak

Reporter:

Iskanto

Editor:

Selasa , 25 September 2018 15:42
K2 Demo di Kantor Bupati, Husler Jamin Upah Layak

Ratusan Honorer Kategori Dua (K2) menggelar aksi demo di Kantor Bupati, Selasa (25/9).

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan Honorer Kategori Dua (K2) menggelar aksi demo di Kantor Bupati, Selasa (25/9). Mereka menuntut Komitmen Bupati Luwu Timur untuk memperjuangkan nasib Honorer K2, agar bisa ikut tes CPNS tanpa batasan usia.

Selain itu tenaga honorer ini juga menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur memperhatikan upah honorer yang selama ini dibawah standar.

“Kami sudah lima belas tahun mengabdikan diri untuk bangsa, kenapa dalam rekruitmen CPNS ini kami diperlakukan tidak adil. Kami ini juga bagsa Indonesia, tolong pak Bupati sampaikan ke Presiden jangan berlaku tidak adil sesama bangsa Indonesia,” ujar Rukmini salah seorang Honorer.

Honorer lainnya, Ismail meminta bupati mendesak pemerintah pusat mencabut aturan rekruitmen CPNS yang sangat diskriminatif . Ia juga meminta bupati memikirkan upah yang layak bagi tenaga honorer.

“Tolong pak sudah belasan tahun kami mengabdi di gaji 250 ribu perbulan dari dana Bos di sekolah. Ini sangat tidak manusiawi, berbanding terbalik dengan tanggung jawab yang dibebankan kepada kami di sekolah,” ungkap Ismail

Bupati Luwu Timur Thorig Husler mengatakan, soal Honorer K2 ini sudah diperjuangkannya sejak Agustus lalu. Dimana dia bersama 33 kepala daerah lainnya menghadap langsung presiden menyampaikan agar rekruitmen CPNS didahulukan Honorer K2.

Tapi kenyataannya tidak berhasil, K2 malah paling minim di terima dalam rekruitmen CPNS.

“Mau diapakan lagi ini keputusan pusat, tapi hari ini saya perintahkan dinas terkait catat semua aspirasi honorer ini dan malam ini segera berangkat ke Jakarta untuk sampaikan aspirasi honorer lutim,” tegas Husler.

Husler mengakui, peran tenaga Honorer sangat strategis dan sudah nyata. “Saya tidak pungkiri kalian sudah banyak berjasa untuk Luwu Timur saya akui itu,” Kata Husler

Terkait tuntutan upah yang layak, Husler menyampaikan pada APBD 2019 nanti, seluruh honorer di Lutim tidak ada lagi bergaji 250 ribu perbulan,. Tahun depan semua sudah bergaji 1 Juta keatas perbulan.

“Saya sudah hitung 22 miliar sudah dianggarkan, kebijakan ini saya buat lewat dana bos daerah. Ini yang nantinya untuk membayar upah honorer, uangnya nanti di setor ke sekolah masing -masing,” janjinya.

Mendapat penjelasan tersebut Seluruh pendemo puas dan mengucapkan syukur atas perhatian Bupati. Mereka bubar dengan tertib menuju sekolah masing – masing.

Selain Husler ,Wakil Bupati Irwan Bachri Syam, Sekda Lutim Bahri Suli, dan Kepala BKPSDM Kamal Rasyid juga hadir menerima aspirasi tenaga honorer tersebut.


div>