SENIN , 25 JUNI 2018

Ka.Kanwil Kementrian Agama Sulsel Minta Raudhatul Athfal Tampil Percaya Diri dan Berprestasi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 10 Mei 2017 16:10
Ka.Kanwil Kementrian Agama Sulsel Minta Raudhatul Athfal Tampil Percaya Diri dan Berprestasi

int

Makassar, RakyatSulsel.com – Bidang Pendidikan Madrasah melalui Seksi Kurikulum untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Sosialisasi Kurikulum Raudhatul Athfal (RA) dan Pendampingan Implementasi K-13 bagi guru dan pengawas Se-Sulawesi selatan yang dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 9 – 11 Mei 2017 di hotel M Regency Makassar.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang pendidikan madrasah kanwil Kemenag Sulsel ini menghadirkan Peserta sebanyak 80 orang yang terdiri dari Kepala Madrasah  RA, Guru dan Pengawas dalam lingkup Kemenag Sulsel. Dan Kegiatan pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 untuk Raudhatul Athfal ini merupakan yang pertama kalinya untuk Tingkatan RA dengan mengikutsertakan juga pengawas, Lapor H. Wahyuddin Hakim selaku Penyelenggara kegiatan saat acara pembukaan. (Selasa, 9 Mei 2017)
Sementara itu, Ka.Kanwil dalam sambutannya mengabarkan bahwa sesuai laporan sementara untuk UAMBN tahun ini untuk Madrasah di Sulsel mengalami prestasi tertinggi dan menggembirakan dengan tampilnya anak Madrasah sebagai peraih nilai tertinggi yaitu dengan nilai rata rata diatas sembilan. Belum lagi UNBK juga informasi terakhir untuk sulsel masuk dalam 6 besar se Indonesia, disambut tepukan meriah dari peserta
Prestasi ini patut disyukuri dan menjadi kebanggaan kita di madrasah dan kementerian agama sekaligus ini menjadi cambuk untuk lebih meningkatkan prestasi dan kualitas kita ke depan, ujar Ka.Kanwil
Terkait kegiatan sosialisasi K-13 ini,  d beliau menyampaikan bahwa Salah satu metode pembelajaran yang baik yaitu dengan menggunakan sarana yang bisa mengaktifkan panca indera anak didik utamanya pendengaran dan penglihatan, terlebih lagi untuk anak Didik kita di RA yang setingkat dengan Taman kanak kanak yang sebagian besar ilmu atau pengetahuan ditangkap dan diserap melalui tekhnis meniru, olehnya itu seorang pendidik di RA harus faham hal seperti ini dan bisa menyesuaikan dengan situasi psikologis anak didiknya, jelas Beliau.
Selain itu, Guru dan Kepala RA harus memiliki keyakinan dan kemampuan untuk bersaing dengan lembaga pendidikan setingkat nya, Karenanya, jangan lupa selalu banyak berkoordinasi, bersinergi, dengan seluruh stake holder setempat, tapi yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana tenaga pendidik dan kepala RA harus Percaya Diri serta mampu memperlihatkan Prestasinya, begitupun dengan prestasi anak didiknya yang bisa melahirkan output yang membanggakan bagi orang tua dan masyarakat sekitar, karena dari kebanggaan dan prestasi itulah kemudian bisa mendatangkan prestise bagi lembaga kita ini. (Wrd)

div>