RABU , 14 NOVEMBER 2018

Kabag Humas : Kualitas Rastra Tanggung Jawab Bulog, Siap Diganti

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 24 Mei 2017 11:30
Kabag Humas : Kualitas Rastra Tanggung Jawab Bulog, Siap Diganti

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM-Pemerintah Kota Parepare menanggapi temuan Rastra (beras sejahtera) rusak sebagaimana dilaporkan Siti Fauziah, warga Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung Parepare.

Juru Bicara Pemkot Parepare yang juga Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka menegaskan, temuan tersebut telah ditangani dan beras yang rusak telah digantikan oleh Bulog.

Hamka menjelaskan, dari 4465 penerima Rastra di Kota Parepare, hanya satu warga yang ditemukan berasnya rusak. “Itu pun yang rusak hanya sekitar 1 liter. Dari dua zak yang diterima Ibu Fauziah, yang rusak itu hanya satu liter. Selebihnya telah dikonsumsi, kebetulan yang rusak ini ada di paling bawah karung,” kata Hamka, via telepon seluler miliknya Selasa, 23 Mei.

Hamka menegaskan, persoalan kualitas Rastra yang diterima warga sepenuhnya tanggung jawab Bulog Divre Parepare. “Dan Bulog telah bertindak cepat, mengganti beras raskin Ibu Siti Fauziah dengan beras baru. Satu zak penuh meski yang rusak satu liter,” terangnya.

Penjelasan Hamka dibenarkan Lurah Ujung Bulu, Syarifuddin Nurdin. Ia mengatakan, pasca laporan Musa yang mendampingi Ibu Fauziah ke kelurahan, pihaknya langsung bertemu dengan Ketua RW 08 Kelurahan Ujung Bulu, Sultan Sunusi serta pihak-pihak terkait lainnya, termasuk Fasilitator Kelurahan (Faskel).
[NEXT-RASUL]

Kata Syarifuddin, dirinya telah mengunjungi kediaman Siti Fauziah untuk memastikan kondisi Rastra yang diterima keluarga ini. “Ternyata semua sudah dikonsumsi, tinggal yang sekitar satu liter itu, kebetulan paling bawah. Kami minta mana yang lain, katanya sudah dimakan,” katanya.

Ditambahkan Syarifuddin, pihaknya telah meminta seluruh RW untuk mengecek kondisi Rastra yang diterima warga di wilayahnya masing-masing. “Sesuai laporan seluruh RW saya, kami pastikan tidak ada lagi warga kami yang mengeluhkan Rastra,” tegas dia.

Sementara Firman, Faskel Kelurahan Ujung Bulu, mengatakan, Rastra satu liter yang rusak milik Siti Fauziah telah digantikan oleh Bulog satu zak penuh di hari dia menyampaikan aduannya. “Saya sendiri yang antarkan ke dia. Jadi sudah selesai. Kami juga heran kenapa diributkan di media, kan sudah selesai,” tegasnya.

Terpisah, Ketua RW 08 Cempae Kelurahan Ujung Bulu Sultan Sunusi atau Bang One, menyesalkan sikap warganya, yang lebih memilih curhat ke LSM, daripada melaporkan kepadanya. “Sampai sekarang belum ada warga yang datang sampaikan ke saya. Harusnya sampaikan ke RW dulu, jangan justru curhat ke LSM,” sesal Bang One kepada wartawan.

Mengantisipasi terjadinya lagi penemuan beras sejahtera (Rastra) dengan kualitas kurang baik, pihak bulog bersama Pemerintah Kota Parepare menghimbau kepada penerima manfaat untuk melapor kepada kelurahan atau pihak Bulog agar diganti dengan beras kualitas yang sesuai.

“Sesuai petunjuk teknis dalam pedoman umum distribusi beras sejahtera tahun 2017 dijelaskan apabila kualitas dan kuantitas rastra tidak sesuai, maka tim koordinasi rastra atau pelaksana distribusi harus mengembalikan ke pihak bulog, dan Perum Bulog dalam waktu 2 x 24 jam harus mengganti sesuai dengan kualitas beras yang sesuai,” jelas Fikriyani. Kasubag Pembinaan Usaha Daerah Bagian Ekonomi Setdako.
[NEXT-RASUL]

Fikriyani juga menambahkan sesuai petunjuk teknis yang ada tersebut, pihak Bulog kepada pemerintah Kota Parepare bersepakat memberikan waktu selama sepekan untuk penggantian beras yang tidak sesuai dengan kualitas dan kuantitas.

Buruknya kualitas beras yang diterima oleh beberapa warga juga dijelaskan Fikriyani disebabkan karena beras tersebut basah yang berakibat pada berubah warna, berbau dan kadang berbatu.

Akibat dari itu, Fikriyani menghimbau kepada seluruh warga penerima beras sejahtera jika mendapati beras dalam kondisi kurang bagus untuk segera melapor kepada pihak kelurahan atau langsung melapor pada Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Parepare untuk diteruskan kepada pihak Bulog untuk segera diganti dengan beras yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang ditentukan.

“Dihimbau kepada seluruh warga penerima beras sejahtera jika mendapati beras yang dibagikan dalam kondisi kurang baik untuk segera melapor kepada kelurahan atau Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Parepare,” Tegas Fikriyani.

Kepala Seksi Gasar Sub Divre Bulog Parepare, Rahman saat dikonfirmasi mengenai temuan beras rusak yang diterima oleh beberapa warga menjelaskan, beras sejahtera yang ditemukan tidak layak konsumsi untuk segera kepada pihak kelurahan atau langsung ke pihak Bulog untuk segera diganti dengan beras yang bagus.

“Jika ditemukan lagi beras yang rusak kami akan mengganti dan memberikan waktu kepada penerima minimal dua hari dan maksimal satu minggu untuk melaporkan dan akan segera diganti,” jelas Rahman.
[NEXT-RASUL]

Terkait Hal itu walikota Parepare DR. HM Taufan Pawe, SH.MH menjelas beberapa waktu lalu setelah melaunching Distribusi Rastra di Tonrangeng Riverside menegaskan kepada warga penerima manfaat jika mendapati beras yang dibagikan rusak disarankan untuk langsung di ganti dengan beras yang bagus.

“Kalau ada warga yang menerima beras dengan kualitas buruk, langsung ganti atau laporkan langsung kepada kelurahan,”tegas Taufan.

Taufan juga menegaskan kepada seluruh lurah yang ada di Kota Parepare untuk langsung mendistribusi beras sejahtera tersebut kepada penerima manfaat.(sps/tim)


Tag
div>