JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Kader Muda PPP: Keputusan Djan dan Romi Dukung Ahok-Djarot Tidak Bisa Ditoleransi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 29 Maret 2017 10:00
Kader Muda PPP: Keputusan Djan dan Romi Dukung Ahok-Djarot Tidak Bisa Ditoleransi

Ilustrasi.

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan M Romahurmuziy mendukung pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sementara, kubu sebelah, PPP pimpinan Djan Faridz, sejak awal atau putaran pertama sudah mendukung pasangan petahana.

Kader muda PPP Usni Hasanudin mengatakan dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 itu sangat tidak rasional untuk partai berlambang Ka’bah.

Bahkan, pembenaran apapun yang dilontarkan para elit tetap menyakitkan umat.

“PPP sudah menjadi bagian dari umat Islam dan bangsa Indonesia. Keputusan itu (mendukung Ahok-Djarot) tidak dapat ditoleransi secara nilai perjuangan PPP yang menjadi khidmat itu sudah mendarah daging, kalau bisa pertahankan eksistensi,” kata dia, Rabu (29/3).

Maka dari itu, Usni menyarankan kepada para elit PPP untuk menarik kembali dukungan terhadap Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada Jakarta. Meskipun, dukungan dari kubu Romi dan Djan dianggap gerbong kosong.

“Karena berdasarkan survei itu arus bawah PPP memilih pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno,” tandas kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia ini. (rmol)


div>