SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Kader Muhammadiyah Ini Ramaikan Bursa Kandidat Ketua KNPI

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 22 Juli 2018 17:12
Kader Muhammadiyah Ini Ramaikan Bursa Kandidat Ketua KNPI

int

PAREPARE, RAKSUL.COM– Jelang digelarnya Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Parepare, bursa kandidat ketua umum mulai ramai.

Salah satu kandidat yang menyatakan siap maju adalah Muharram Muchtar, aktivis muda yang berlatar belakang kader Muhammadiyah.

“Sebagai pemuda yang lahir dan besar di Parepare dan secara nyata telah berkecimpung dalam wadah KNPI maka tidaklah berlebihan dan Insya Allah, pantaslah saya menyatakan kesiapan UT menjadi Panglima Pemuda Kota Parepare,” kata Muharram, Minggu, 22 Juli 2018.

Muharram yang saat ini menjabat Wakil Ketua KNPI Parepare, mengaku tidak sekadar ingin dan merasa bisa mengemban amanah, tapi juga karena punya visi yang akan disinergikan dengan harapan besar masyarakat Parepare.

“Visi kami adalah Pemuda Sebagai Garda Terdepan Kota Parepare Menuju Kota Industri Tanpa Cerobong Asap. Penjabaran teknis program visi tentu diharapkan para pemuda mampu melihat ruang-ruang partisipasi yang tepat sesuai dengan kemampuan serta sumber daya yang dimiliki,” papar Muharram.

Dia menekankan, KNPI memang dituntut punya visi besar demi masyarakat, karena sumber daya yang bergabung di KNPI sudah matang melalui OKP.

“Mari kita tinggalkan cara berpikir yang tidak sehat bahwa hanya yang punya banyak uang atau jabatan atau bahkan anak nama jalan yang bisa memimpin KNPI. Kalau demikian pemuda hanya pecundang yang manja,” tegas Muharram.

Dia mengingatkan, bahwa yang juga perlu menjadi perhatian serius dalam memilih ketua KNPI tidak lagi harus melihat simbol-simbol latar belakang perbedaan OKP.

Karena KNPI hanyalah wadah pengabdian pemuda yang kekuatan besarnya jika pengendaliannya tidak sentralistik tapi lebih partisipatif. 

“Jika diamanahi kami memastikan takkan ada lagi ruang-ruang momentum dan ruang-ruang pengabdian KNPI yang hilang atau tertinggal. Kami akan buka seluas-luasnya bagi para pemuda memiliki panggung-panggung eksistensi dan saya yakin semua pemuda bisa lakukan walau tahun pertama periode selanjutnya kepengurusan KNPI/pemuda harus jeda menerima dana hibah,” tandas Direktur SUN Institute ini. (*)


div>