SELASA , 14 AGUSTUS 2018

Kadin Apresiasi Kebijakan SYL Selama 10 Tahun Pimpin Sulsel

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Jumat , 23 Maret 2018 09:00
Kadin Apresiasi Kebijakan SYL Selama 10 Tahun Pimpin Sulsel

Apresiasi kebijakan Syahrul yasin Limpo oleh Kadin di Baruga Pattingalloang, Rumah jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (22/3).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nasional, Rosan Perkasa Roeslani memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) atas kiprahnya menerapkan kebijakan yang berpihak pada rakyat selama sepuluh tahun menjadi gubernur Sulsel.

Apresiasi yang diawali dengan gala dinner ini, diselenggarakan di Baruga Pattingalloang, Rumah jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (22/3).

Apresiasi dengan tajuk ‘Dengan integritas tinggi mewujudkan Sulsel sebagai provinsi terbaik dan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia’ diserahkan langsung oleh Kepala Kadin Nasional, Rosan Perkasa Roeslani kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo disaksikan oleh seluruh pengurus asosiasi dan pengusaha di Sulsel.

Dengan apresiasi itu, diharapkan SYL mampu menjadi kebanggaan yang diwujudkan Kadin Indonesia dalam mempertahankan perekonomian di daerah terkhusus di Sulsel.

Kepala Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan sengaja melakukan apresiasi ini karena melihat kiprah 10 tahun gubernur dalam memajukan perekonomian di Sulsel yang dilandasi oleh peningkatan penghasilan rakyat melalui Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM).

“Kita memberikan apresiasi makanya dihadirkan kadin Indonesia ketua umum dia dari newsseland. Karena dalam waktu 10 tahun bekerjasama dengan beliau,” kata Roasan kemarin.

Dia berharap agar semua kebijakan yang dilakukan untuk kemajuan perdagangan di Sulsel dapat dilanjutkan.

“Kita berharap jangan berakhir di sini. Kebijakannya dapat diterapkan selanjutnya oleh pimpinan Gubenrur selanjutnya. Tetapi juga akan menyambut beliau di ibu kota,” paparnya.

Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnai Arif dalam sambutannya mengatakan, kebijakan yang mencolok dari gubernur dua periode itu adalah adanya keberpihakan kepada rakyat, terhadap peningkatan penghasilan perkapita.

“Terbukti kebijakan yang mengangkat kan keberpihakan pada petani UMKM dan perbankan dan itu menjadikan kadin sangat baik dan patut diapresiasi,” lugasnya.

Selain itu, Zulkarnain berharap dengan stabilnya nilai perekonomian di Sulsel tentu berpengaruh baik pada usaha di masyarakat, baik mikro hingga usaha besar di Sulsel.

“Saya kira siapa pun gubernurnya kadin akan menjadi mitra dalam rangka mendorong perekonomian kita lebih baik. Mari kita lanjutkan programkan beliau dan meninggalkan yang tidak bisa terproses Dnegan baik,” jelasnya.

Kedepan kata Zulkarnain, dirinya akan memajukan UMKM di daerah dengan meminimalisir minimarket yang mulai menjamur di daerah.

“Bagaimana UMKM bisa bangkit di kabupaten dan kota dan hanya ada Alfa muncul di ibu kota kabupaten saja. Karena kita mampu UMKM di daerah yang jumlahnya 900 ribu idapat bersaing dengan pasar moderen,” pungkasnya.

Selain itu, Zulkarnain nantinya sekitar 40 persen produk UMKM bisa dipasarkan oleh pasar modern.

Sementara Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo memulai sambutannya dengan menyanyikan sebuah lagu berjudul “jangan lagi” yang akhirnya mendapatkan apresiasi para undangan yang hadir.

Syahrul mengatakan, dirinya merasa sangat berliburan jika dirinya terlalu lebih untuk diapresiasi. Pasalnya kata dia bahwa sensirinya tidak bisa menjadikan Sulsel maju apabila berdiri sendiri.

“Saya rasa apa yang saya lakukan adalah sebuah ibadah bagi saya, harusnya saya yang berterimakasih kepada kalian semua karena kalau Sulsel seperti ini pasti bukan karena Syahrul, tapi karena adaki semua mendampingi saya memajukan daerah ini. Sulsel ini bisa seperti sekarang karena ada kebersamaan,” ujarnya.

Selain itu kata Syahrul, siapa pun yang ingin maju maka terapkan manajemen konsepsi Bugis Makassar.

“Siapa pun yang menjaga harga diri dan martabat orang lain, maka dia akan menemui kebaikan. Terapkan Appa Sulapa dalam hidupmu, temukan itu ada di dalam kamus besar Bugis Makassar,” Sambutannya. (*)

 


div>