SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Kadinkes Jabat Plt Sekkot Makassar

Reporter:

Armansyah - Al Amin

Editor:

asharabdullah

Rabu , 11 Juli 2018 09:45
Kadinkes Jabat Plt Sekkot Makassar

Naisyah Tun Azikin. (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menunjuk secara resmi Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Naisyah T Azikin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Kota (Sekkot) Makassar Per 9 Juli 2018. Namanya pun sudah di usulkan ke Pjs Gubernur, Soni Sumarsono.

Penunjukkan tersebut mengakhiri masa jabatan Plt Sekkot Makassar, Andi Muh Yasir selama tiga bulan terakhir, mulai 9 April hingga 9 Juli 2018.

Danny mengatakan, salah satu faktor diusulnya Naisya sebagai penjabat sekkot adalah faktor senioritas sebagai Aperatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar.

“Tidak ada usulan lain, satu ji saya usul. Dinkes Makassar, Naisyah, alasannya itu paling senior, kerjanya oke, pekerja keras dan bisa diterima semua orang,” ujarnya, Selasa (10/7) kemarin.

Sementara, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rahman mengaku sudah mengajukan surat rekomendasi ke pemerintah provinsi, hanya tinggal menunggu balasan.

“Sudah kita sampaikan ke gubernur, tapi belum tahu hasilnya (disetujui atau tidak) karena belum ada surat balasannya,” kata Basri.

Basri mengatakan belum bisa memastikan kapan jadwal pelantikan penjabat sekkot yang baru. Pasalnya, dia masih harus menunggu persetujuan dari Pj Gubernur. Namun kata dia, sejak hari ini (kemarin), Naisyah sudah bisa menjalankan tugasnya sebagai pelaksana harian (Plh).

“Pelantikan kita tunggu sampai ada persetujuan dari gubernur, karena terhitung hari ini (kemarin) dia sudaj ditunjuk sebagai plh dan sudah bisa menjalankan tugas sebagai plh sambil menunggu persetujuan gubernur untuk dilantik sebagai penjabat,” jelasnya.

Lanjut Basri, pasca pelantikan nantinya masa kerja penjabat gubernur yang baru hanya sampai tiga bulan lamanya. Sambil menunggu lelang jabatan untuk pejabat eselon II. Dia sendiri mengaku, jika memenuhi syarat, Naisya bisa kembali mengikuti lelang jabatan untuk jabatan defenitif sekkot.

“Naisyah ada kemungkinan diangkat jadi defenitt, tapi harus melalui proses lelang. Siapa yang bersyarat boleh ikut,” jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Tautoto Tanaranggina mengatakan jika surat dari Wali Kota Makassar yang mengusulkan Ibu Naisyah sebagai Pj Sekkot sudah masuk.

Terkait usulan ini, Tautoto mengatakan, pengusulan nama Pj Sekkot merupakan hak seorang wali kota. Usulan ini disampaikan ke gubernur kemudian diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri.

“Masa jabatan Penjabat Sekkot itu hanya 30 hari, setelah itu bisa diperpanjang atau diganti. Usulan ini akan diteruskan ke Kemendagri, setelah ada persetujuan baru Pak Gubernur membuat SK pengangkatan,” ungkapnya. (*)


div>