RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Kadis Pendidikan Minta Camat dan Kades Data Warga Buta Huruf

Reporter:

Ibrahim

Editor:

asharabdullah

Selasa , 13 Februari 2018 13:45
Kadis Pendidikan Minta Camat dan Kades Data Warga Buta Huruf

Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur (Lutim) Labesse. (ist)

LUTIM, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur (Lutim) Labesse meminta kepada Camat dan Kepala Desa setempat untuk mendata warganya yang buta huruf. Hal tersebut dilakukan karena masih tingginya angka buta huruf di Lutim

“Data yang telah dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 lalu ada sebanyak 5.429 orang yang buta huruf. Olehnya itu saya meminta kepada pemerintah setempat untuk mendata warganya agar data ini falid,” ujarnya, Selasa (13/2).

Selain itu, kata Labesse, pihaknya juga meminta kepada warga yang buta huruf bisa sekolah formal dan nonformal.

“Pemerintah sudah sediakansarananya, jika tidak mau di sekolah formal, bisa di sekolah non formal, atau yang dikenal kejar paket di pusat kegiatan belajar masyarakat yang ada di setiap Kecamatan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, warga buta huruf yang paling dicari adalah anak yang berusia 7 sampai 18 tahun.

“Karena itu masuk usia sekolah, berdasarkan data jumlah anak usia sekolah tapi buta huruf tersebut sekitar 243 orang, lelaki 106 orang perempuan 137, jumlah ini tersebar di Kecamatwan Wotu, Burau,Mangkutana, Tomoni Timur, Kalaena, Angkona, Nuha dan Towuti. Tiga kecamatan yang sudah bebas buta huruf yakni, Malili, Wasuponda dan Tomuni,” jelasnya. (*)


div>