MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Kadis PPPA Wajo Minta Masyarakat Terlibat Dalam Perlindungan Anak

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 22 Maret 2017 17:49
Kadis PPPA Wajo Minta Masyarakat Terlibat Dalam Perlindungan Anak

ILUSTRASI

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kabupaten Wajo meminta masyarakat dan stakholder untuk mewujudkan Wajo sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Demikian dikatakan Irawati Perkesi Kadis, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak , Rabu (22/3).

“Peran orang tua dan semua stakholder sangat dibutuhkan dalam perlindungan anak agar mereka aman. Kita menghimbau agar orang tua mengambil nomor HP guru, teman atau sahabat anaknya. Agar mereka bisa kita tahu keberadaanya dan awasi setiap saat,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pemenuhan hak dan kepentingan anak harus sesuai dengan prinsip membangun anak yakni nondiskriminasi, kepentingan terbaik anak, hak hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan serta menghargai pendapat anak.

“Orang tua harus menghargai pilihan dan pendapat anak. Misalnya dibidang pendidikan, kalau kemampuan anak di jurusan otomotif jangan paksakan kejurusan lain seperti jurusan dokter, karena pilihannya itu sesuai dengan kemampuannya,” katanya.
Berdasarkan laporan, lanjut Irawati, banyak sekali anak yang bekerja disektor perikanan khususnya di Daerah Sajoanging pada saat musim panen rumput laut, sehingga mereka tidak sekolah. Selain mereka bermain air, juga mendapatkan uang.

Dengan demikian diharapkan kepada OPD memantau anak yang bekerja. “Semua OPD terlibat dalam perlindungan Anak, sehingga diharapkan dalam membuat kegiatan yang bisa membentuk karakter anak,” tegasnya. (adv)


div>