RABU , 17 OKTOBER 2018

Kadiv LPDB RI Kembali Diperiksi Kejati

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 16 Desember 2016 10:44
Kadiv LPDB RI Kembali Diperiksi Kejati

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim Penyidik Tindak Pidana Kusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar kembali melakukan pemeriksaan yang kedua kelika terhadap Kepala Divisi Manajemen Resiko Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) RI, M Arie Yuwidharno di Kantor Kejati Sulselbar, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (15/12).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, mengatakan, pemeriksaan terhadap M Arie Yuwidharno merupakan yang kedua kalinya setelah dimintai keterangan sebagai saksi pada pekan lalu. “Tim masih memerlukan keterangannya jadi dilakukan pemanggilan ulang,” katanya diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (16/12).

Pemeriksaan terhadap Arie terkait kasus dugaan Korupsi Pengelolaan Bantuan Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PDB-UMKM) Kementerian Koperasi RI melalui LPDB yang bergulir ditahun 2012 lalu di wilayah hukum Kejati Sulselbar. “Yang jelasnya keterangan masih mengenai kasus Koperasi yang saat ini masih dalam penyidikan,” tuturnya.

Dalam kasus ini, Kejaksaan telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi, baik itu dari pengurus koperasi sendiri hingga penyalur, bahkan terdapat berbagai LPDB yang telah dimintai keteranganya mereka adalah Mantan Kepala Divisi Bisnis II, Yayat Sypriatna, Direktur Bisnis, Warsidanarto.

Kejaksaan pula telah menetapkan beberapa tersangka, mereka adalah Kepala Koperasi Niaga Syariah, Andi Baso Abdullah beserta stafnya Andi Farihuddin, Mantan pegawai LPDB Yudo Bahari, Kepala Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Citra Niaga Iqbal, Kepala KSP Mitra Niaga Thamrin, Kepala KSP Amar Sejatera Nurhayati, Kepala KSP Dunta, Kepala Koperasi Mitra Mandiri Rukman Rasyid.

Dalam kasus ini, terdapat empat tersangka sudah diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, diantaranya Kepala Koperasi Arta Niaga Surya Razak yang diduga merugikan negera hingga Rp 8 miliar, Bendarahara Koperasi Multi Guna, Aswin Akib, Kepala Koperasi Swadana Gemawan, dan Kepala KSP Dunta Mandiri Andi Marwan. (***)


div>