MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Kajari Dilantik di Rujab, Walikota Ingin Dekatkan OPD dengan Kejaksaan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 01 Maret 2017 16:53
Kajari Dilantik di Rujab, Walikota Ingin Dekatkan OPD dengan Kejaksaan

Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menghadiri acara pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Kajari Dedi Suwardi SH MH (lama) ke Dicky Rachmad Raharjo SH (baru) bertempat di Baruga Anging Mammiri (Rujab Walikota), Rabu (1/3).foto: muh alief/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Regenerasi tengah berlangsung dalam institusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar yang ditandai dengan pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Kajari Dedi Suwardi SH MH (lama) ke Dicky Rachmad Raharjo SH (baru) bertempat di Baruga Anging Mammiri (Rujab Walikota), Rabu (1/3).

Pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan serupa yang telah digelar sebelumnya karena berlokasi di Rumah Jabatan Walikota. Meski demikian, Kejari Makassar Dicky Rachmad Raharjo yang baru saja dilantik menegaskan, jika hal itu tak akan mengurangi independensi institusi yang dipimpinnya dalam proses penegakan hukum.

“Sama sekali tidak mempengaruhi independensi dan kinerja institusi kami,” tegas Dicky usai pelantikan.

Ketegasan itu juga diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Jan F Maringka, yang meyakini profesionalitas jajarannya. “Penegakan hukum terus berjalan Kajari yang baru cukup keras, kaku, dan tegas. Lebih cepat dan efisien dalam penegakan hukum. Ayo sama-sama kita kawal bangun Sulsel, bangun Makassar,” ujar Jan.

Pemilihan Baruga Anging Mammiri semata didasari pada pertimbangan lebih mendekatkan lagi perangkat daerah dengan perangkat Kejaksaan yang baru.

“Diharapkan pelantikan, dan Sertijab yang dirangkaikan ramah tamah dengan Pemerintah Kota ini bisa mendukung program Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D),” ungkap Walikota Makassar.

Diketahui, terbentuknya TP4P (pusat) dan TP4D adalah jawaban atas kekuatiran para pejabat pusat dan daerah akan dipidanakan menyusul aturan gubernur, walikota, dan bupati dalam melaksanakan proyek pemerintah. Sehingga serapan anggaran menjadi kurang dan mengakibatkan pembangunan tersendat.

[NEXT-RASUL]

TP4D nantinya akan mendampingi, dan mengawal kepala daerah yang akan melaksanakan program pembangunan di setiap tingkatan dari pusat hingga daerah tingkat satu dan tingkat dua.

Ramah tamah yang berlangsung usai pelantikan diharapkan Danny Pomanto akan mendekatkan para perangkat daerah bersama perangkat Kejaksaan yang baru, sehingga program TP4D dapat diawali dengan baik dan berjalan dengan maksimal.(***)


div>