SABTU , 21 APRIL 2018

Kakanwil Ajak Tokoh Agama Perkuat Toleransi dan Kerukunan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 09 November 2017 11:54
Kakanwil Ajak Tokoh Agama Perkuat Toleransi dan Kerukunan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, saat memberikan materi di acara Serap aspirasi Program Bimbingan Masyarakat Islam, bertempat di Hotel Grand Clarion, Kamis (9/11). ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebagai wilayah yang heterogen, Provinsi Sulsel dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kerukunan. Telah banyak tokoh nasional lahir dan berkontribusi besar terhadap pembangunan nasional. Mereka bahkan menginspirasi tegaknya toleransi dan kerukunan di Indonesia. Karena itulah, seluruh tokoh agama, pimpinan ormas Islam dan masyarakat secara luas untuk bersama-sama meneladani para tokoh yang telah membangun toleransi.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, di hadapan 200 peserta Serap aspirasi Program Bimbingan Masyarakat Islam, di Hotel Grand Clarion, Kamis (9/11).

Kegiatan ini dihadiri para Ka.Kankemenag se-Sulsel, unsur MUI, Ormas Islam, media Islam dan akademisi.

Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, memaparkan pentingnya meneladani nilai-nilai lokal yang penuh dengan spirit kerukunan dan toleransi. Menurutnya, toleransi merupakan syarat mutlak berlangsungnya pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Dalam konteks ini, agama berperan besar sebagai tonggak penting stabilitas politik dan perekonomian yang berdampak luas terhadap pembangunan nasional.

“Kami mengajak para tokoh agama, para guru, dan masyarakat secara luas untuk menjaga Sulawesi Selatan agar tetap rukun dan toleran,” ujarnya.

Ketua Forum Ka.Kanwil Kemenang Se Indonesia ini juga mengingatkan, berbagai potensi yang dapat merusak kerukunan dan toleransi harus ditangani secara dini agar tidak meluas menjadi masalah yang besar. Menurutnya, paham-paham radikal maupun ekstrimisme patut ditangani secara serius dan komperehensif. Dan di sinilah peran para tokoh agama sangat dibutuhkan sebagai juru dakwah dan panutan umat beragama.

Kegiatan Serap Aspirasi Bimas Islam di Provinsi Sulawesi merupakan rangkaian program penguatan fungsi agama dalam pembangunan nasional. Kegiatan ini diharapkan mampu menjaring aspirasi dari para pemangku kepentingan, tokoh agama, ormas Islam dan masyarakat luas bagi penguatan program Bimas islam ke depan. Hadir dalam kegiatan ini dari unsur Bappenas RI, Kementerian Keuangan dan Dirjen Bimas Islam. (*)


div>