SABTU , 15 DESEMBER 2018

Kakanwil Kemenag Bagi Tips Keluarga Sakinah

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 11:49
Kakanwil Kemenag Bagi Tips Keluarga Sakinah

Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Abdul Wahid Thahir. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Abdul Wahid Thahir menjadi salah satu pemateri pelatihan penyiapan kehidupan berkeluarga Calon Pengantin (Catin) bagi petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Teladan tahun 2017 di Hotel Denpasar Makassar, Senin (22/5).

Kegiatan pelatihan ini digelar untuk meminimalisir problematika yang muncul di seputar keluarga, perkawinan, dan generasi muda khususnya yang memasuki usia nikah.

Dalam kesempatan ini, Abdul Wahid mengatakan, keluarga Sakinah mengandung makna tenang, tenteram, damai, terhormat, aman, nyaman, merasa dilindungi, dan penuh kasih sayang.

Menurutnya, dalam membangun sebuah keluarga yang pertama harus dilakukan adalah menyamakan visi dan misi termasuk menyepakati pengaturan keuangan, rencana pendidikan serta masa depan keluarga.
“Keluarga merupakan pilar utama bagi bangsa kita, karenanya harus kuat dan kokoh,” ucapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (23/5).

Dalam sebuah keluarga, menurut Wahid harus melakukan lima kebiasaan diantaranya komunikasi yang sehat, transparansi, kebersamaan, hindari perpecahan, dan yang paling utama harus selalu berusaha meningkatkan.

“Contoh sederhana dalam hal komunikasi yang dalam ajaran Islam sudah digambarkan seperti perkataan yang benar, baik, lemah lembut, pantas, efektif, dan perkataan yang mulia dan penuh penghormatan. Dan ini dibangun dari sejak merencanakan menjadi orangtua bahkan suami istri, simpel tapi kadang susah dilakukan,” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

Dirinya juga memberikan resep menuju keluarga sakinah yakni mengungkapkan keinginan, berempati pada pasangan saat bicara, hindari prasangka buruk terhadap pasangan, diskusikan setiap masalah yang ada, bersikap terbuka dalam segala hal.

“Ada enam kebahagiaan yang harus berusaha dicapai dan diwujudkan untuk menuju keluarga sakinah, yaitu kebahagiaan material, seksual, intelektual, spiritual, ideologikal, dan semuanya didedikasikan untuk memperoleh keridhaan ilahi,” pungkas Wahid Tahir. (***)


div>