JUMAT , 22 JUNI 2018

Kakanwil Kemenag didaulat Menyerahkan Pataka Pemuda Pancasila Sulsel

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 21 Juni 2017 20:08
Kakanwil Kemenag didaulat Menyerahkan Pataka Pemuda Pancasila Sulsel

int

Makassar, RakyatSulsel.com – Ka.Kanwil Kemenag Prov. Sulsel Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, diunfang secara khusus oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Propinsi Sulawesi Selatan untuk menghadiri Acara Penting yang digelar Ormas yang terkenal dengan motto Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang.

Kegiatan yang digelar di Hotel Horison Makassar ini berupa acara Buka Puasa bersama sekaligus pelantikan dan mengukuhkan Tiga badan di lingkup DPW Pemuda Pancasila, yakni Badan Kerohanian ,  Badan Lingkungan Hidup, Badan Penyuluhan dan Pembelaan hukum.

Selain Ka.Kanwil, Hadir Ketua MPW Pemuda Pancasila Ibu Diza Rasyid Ali, Polda Sulsel, Kementerian Lingkungan Hidup Prov. Sulsel, kepala badan perlindungan lingkungan hidup dan kelautan Sulsel, kepala pengadilan negeri Makassar, serta ratusan pimpinan dan pengurus serta Kader Pemuda Pancasila se-Sulsel

Dalam sambutannya, Ketua MPW PP Sulsel Ibu Diza Rasyid Ali menyatakan niatnya mengundang secara spesial Kanwil Kemenag Sulsel mengukuhkan dan menyerahkan bendera pataka kepada Pengurus Badan Kerohanian Pemuda Pancasila Sulsel agar Kementerian Agama bisa menjadi pembina dan mitra Dalam memberikan pencerahan kepada umat beragama khususnya di Sulsel utamanya dalam bidang kegiatan kegiatan keagamaan dan yang utama adalah membangun suasana kerukunan antar umat beragama di wilayah ini dengan penuh kedamaian.

[NEXT-RASUL]

Ka.Kanwil Kemenag Sulsel mengucapkan terima kasihnya atas penghargaan dan kepercayaannya kepada Kementerian agama, serta respeknya terhadap MPW Pemuda Pancasila Sulsel yang telah mengaktifkan badan kerohanian di dalam tubuh organisasinya, terlebih lagi diisi oleh personil dari seluruh perwakilan agama agama di Indonesia, ini suatu pertanda bahwa Pemuda Pancasila konsisten memperjuangkan nilai Nilai yang ada di dalam Pancasila.

Badan Kerohanian ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak kerukunan da perdamaian antar umat beragama di Sulsel, tapi yang paling utama adalah menjaga dan mengantisipasi dini munculnya benih benih perpecahan yang mengatasnamakan agama, olehnya itu Badan ini harus membangun komunikasi dengan seluruh ormas, OKP dan tokoh lintas agama, harap Ka.Kanwil. (Humas)


div>