Kalla Toyota Optimistis di Triwulan III

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Toyota Avanza masih menjadi idaman masyarakat Indonesia. Penjualan unit mobil Avanza masih menjadi dominan di kalangan masyarakat. Bahkan, dinilai sebagai salah satu mendongkrak market share pada Triwulan III 2017.

“Avanza saat ini menjadi dominan. Dengan total unit terjual sebanyak 2.100. Dan saat ini masih dilirik oleh berbagai kalangan. InshaAllah, triwulan III bisa diatas 40 persen,” ujar General Manager Marketing Kalla Toyota, Tarsimin, Kamis (10/8).

Tarsimin mengaku, market share di Triwulan II menurun 16 persen. Karena, masyarakat saat ini masih berhemat. “Hal ini hampir di seluruh provinsi terjadi, seperti Sulbar, Sulteng dan Sultra. Mau bagaimana lagi, ini tergantung masyarakat selaku konsumen kita,” terangnya.

Untuk meningkatkan pertumbuhan volume penjualan unit, Kalla Toyota mempunyai strategi jitu untuk menyambut baik di triwulan III.

“Melihat trend pelanggan seperti apa dan kami siap memberikan pelayanan yang terbaik dengan berbagai program. Kami juga siapkan stock kendaraan secara mencukupi,” bebernya.

Sementara itu, Head of Marketing and Public Relation, Chandra Sidik menjelaskan triwulan II penjualan dan pembelian mobil bekas, masih didominasi Toyota Avanza.

“Masih didominasi Toyota Avanza, yakni 3,62 persen. Lalu disusul rivalnya, Honda Jazz sebesar 2,01 persen, Toyota Innova 1,89 persen, Fortuner 1,89 persen, dan Toyota vios 1,80 persen,” paparnya.

[NEXT-RASUL]

Katanya, nilai jual rata-rata Avanza second di range tahun 2010 sampai dengan 2013 dengan angka penjualan mencapai 100 juta hingga 150 juta per-unit. “Tergantung juga dari model transaksinya, apakah cash atau kredit. Biasanya lebih murah itu kredit,” urainya.

Menurutnya, pada bulan Mei lalu, dinilai naik karena mendekati lebaran diperkirakan rerata 30 hingga 50 persen. “Bulan Juni masih stagnan 30-50 persen, Juli penjualan menurun karena kebutuhan masyarakat sudah ke primer (keperluan sehari-hari), turun sekitar 10-20 persen,” katanya.

Namun, pihaknya optimistis di akhir Agustus akan terus merangkak naik hingga di bulan September sampai dengan November jelang hari raya Natal dan tahun baru. Kemungkinan naik 15-20 persen di akhir triwulan.

Chandra mengaku pertumbuhan penjual unit mobil bekas dan baru tak jauh beda, yakni 10 hingga 20 persen. “Hanya beda tipis saja. Di Sulsel pun begitu,” tandasnya. (D)