MINGGU , 27 MEI 2018

Kampanye Ibu Hamil, Indira : Orang Tua Harus Jaga Kesehatan

Reporter:

Suryadi

Editor:

asharabdullah

Kamis , 14 Desember 2017 16:14
Kampanye Ibu Hamil, Indira : Orang Tua Harus Jaga Kesehatan

Kampaenye kesehatan untuk ibu hamil di Mall Pinishi Point (PIPO), jln. Metro Tanjung Bunga. Kamis (14/12/2017). ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Kesehatan menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Makassar mengkampanyekan kesehatan bagi ibu hamil.

Kegiatan yang digelar dalam bentuk mengoptimalkan program kesehatan yakni program 1000 hari bagi ibu hamil yang ada di Kota Makassar, di Mall Pinishi Point (PIPO), jln. Metro Tanjung Bunga. Kamis (14/12/2017).

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menekankan pentingnya kesehatan bagi ibu hamil untuk menjaga diri.

Lanjut dia, perencanaan kehamilan juga perlu diperhatikan, agar siap secara fisik dan mental dalam menjalani masa kehamilan.

“Selain asupan gizi yang seimbang demi kekuatan fisik, dianjurkan kehamilan direncanakan, agar siap secara mental maupun psikologis,” kata Indira.

Pada kesempatan ini, ratusan ibu hamil memadati pelataran Mall Phinisi Point dalam rangka mengikuti kegiatan rutin tahunan Pemkot Makassar, Kampanye Ibu Hamil.

Indira Yusuf Ismail yang juga seorang ibu dari tiga putri, membagikan pengalamannya selama masa kehamilan. Di mana kondisi psikologis yang dia alami, turut mempengaruhi karakter anak-anaknya.

“Waktu hamil pernah saya malas membaca, besar anak saya alhamdulillaah rajin membaca,” kata Indira kepada ratusan ibu hamil yang hadir.

Indira juga berharap agar ibu hamil di Makassar dapat menjalani kehamilan dengan bahagia. Sehingga diharapkan anak yang dikandungnya akan dilahirkan menjadi generasi unggul untuk Makassar.

Lebih lanjut istri Wali kota Makassar ini berpesan, kondisi psikologis ibu hamil sulit ditebak dan ruang geraknya semakin terbatas. Oleh karenanya peran Suami SIAGA (siap antar jaga) harus maksimal.

“Jadi bukan hanya ibunya yang harus paham, suami juga harus tahu, apalagi soal 1000 hari pertama kehidupan,” pesan Indira.

Kepala Dinkes Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan kegiatan kampanye ini merupakan upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada ibu hamil dalam 1000 hari kehidupan.

“Angka kematian bayi dan ibu saat persalinan masih ditemukan, untuk Makassar ada lima kasus. Melalui kampanye ini kami ingin agar tidak ada lagi kematian ibu dan bayi,” ungkap Naisyah Tun Azikin.

Minimnya pengetahuan 1000 hari pertama kehidupan disinyalir menjadi penyebab kematian saat persalinan dan pasca persalinan, salah satunya antisipasi pendarahan. Naisyah mengatakan hal inilah yang tidak boleh disepelekan ibu hamil.

“Kita mengedukasi calon ibu agar memperhatikan asupan nutrisi selama kehamilan, termasuk konsumsi zat besi. Pendarahan saat persalinan disebabkan bumil yang tidak minum zat besinya secara teratur,” pungkasnya. (*)


div>