SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Kampus Dinonaktifkan Dikti, Mahasiswa UIT Demo

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 17 September 2015 17:16

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan Mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) melakukan unjuk rasa di kampusnya sendiri, di Jl. Rappocini, Kamis (17/9). Mereka mempertanyakan status kampus yang dinonaktifkan semenjak 06 Agustus 2015 oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti).

Dalam unjuk rasa ini, Penanggungjawab aksi, Fahmy Wardany mengatakan, UIT merupakan salah satu kampus yang cukup besar di kawasan Indonesia Timur, namun mengapa status kampus justru dinonaktifkan.

“Yang kami sangat sesalkan kepada rektor, tidak memiliki kerja yang nyata sehingga kampus kami sudah dinonaktifkan,” ujar Fahmy.

Dia menambahkan, birokrasi universitas sangat bobrok karena tidak mementingkan pelayanan berkualitas serta mutu pendidikan sesuai standar nasional. “Saat ini kampus UIT dipenuhi mafia-mafia pendidikan yang seakan-akan menjalar ke sistem internal birokrasi,” kata Fahmy.

Dalam aksinya, mahasiswa UIT menuntut rektor agar turun dari jabatannya, mengganti seluruh perangkat birokrasi yang rangkap jabatan, dan terutama mengatasi masalah status nonaktf.

Saat melakukan unjukrasa, mahasiswa sempat bersitegang dengan pihak keamanan kampus. Namun insiden itu tidak berlangsung lama karenakan pihak rektorat berkenan menemui para mahasiswa. Namun wartawan tidak diperkenankan masuk ke area kampus dengan alasan sebagai masalah rumah tangga universitas.

Dari hasil pertemuan antara mahasiswa dan rektorat, pihak rektorat bersedia bertanggungjawab dan mengajak mahasiswa untuk mengklarifikasi status nonaktif di Kopertis Wilayah IX Sulawesi. “Hasil pertemuan tadi, bapak rektor Baso Amang akan mengajak mahasiswa mempertanyakan ke Kopertis Wilayah IX, apa penyebab UIT dinonaktifkan,” kata Fahmy.


Tag
  • UIT
  •  
    div>