SELASA , 23 OKTOBER 2018

Kamrussamad Berziarah ke Makam Syekh Abd Rahman

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 13 September 2015 15:35
Kamrussamad Berziarah ke Makam Syekh Abd Rahman

Kamrussamad berbincang dengan Hj Dg. Jipa, cucu tokoh syiar agama Islam di Pulau Sabutung dan sekitarnya. (Herman/RakyatSulsel)

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Calon wakil Bupati Pangkep nomor urut 1, Kamrussamad, mengunjungi salah satu makam tertua yang ada di Desa Mattiro Kanja Pulau Sabutung, Minggu (13/9).

Ketua Tim Relawan HarapanKu, Kadir, turut mendampingi Kamrussamad keliling desa hingga menuju pemakaman tertua ini. Kehadiran Kamrussamad di Pulau Sabutung disambut antusias warga.

“Makam ini adalalah makam Puang Walli, makam tertua yang ada di Pulau Sabutung,” kata Kadir.

Puang Walli adalah sebutan masyarakat kepulauan di Pangkep untuk seorang tokoh ulama yang bernama asli Syekh Abd Rahman. Menurut Kadir, Puang Walli merupakan orang pertama yang datang ke Pulau Salemo, lalu berpindah ke Pulau Sabutung. Di Sabutung, ulama itu menetap dan beranak cucu, sambil menyebarkan syiar Islam.

Selain mengunjungi makam, Kamrussamad juga bertemu dengan cucu langsung dari Syekh Abd Rahman, untuk bersilarturahmi.

Dalam kunjungan dengan Hj Dg Jipa, cucu tokoh agama, Kamrussamad didampingi oleh Tahir, penjaga makam Puang Malli.

“Beliau ini adalah cucu langsung dari tokoh ulama kita, Syekh Abd Rahman yang membawa sejarah Islam ke Pangkep. Sebagai warga Pangkep, kita patut menjaga warisan beliau,” kata Kamrussamad di hadapan warga Sabutung.

Dalam kesempatan itu, Aziz Dg Mone, cucu dari Hj Dg Jipa, yang berarti cucu buyut Puang Malli Syekh Abd Rahman mengungkapkan bahwa kakek buyutnya itu pertama kali masuk di Pulau Salemo hingga ke pulau-pulau yang ada di Pangkep. Lalu sang kakek memilih menetap di Pulau Sabutung, hingga akhir hayatnya dan dimakamkan.

Kamrussamad berbincang dengan Hj Dg. Jipa, cucu tokoh syiar agama Islam di Pulau Sabutung dan sekitarnya. (Herman/RakyatSulsel)


div>