SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Kandidat Harap Hoki dari Nomor Urut

Reporter:

Iskanto - Suryadi - Fahrullah - Al Amin

Editor:

asharabdullah

Jumat , 09 Februari 2018 10:45
Kandidat Harap Hoki dari Nomor Urut

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan penetapan pasangan calon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Senin (12/2) mendatang.

Selanjutnya, akan dilakukan pencabutan nomor urut kandidat. Mereka yang akan bertarung pun berharap keberuntungan dari nomor urut yang didapatkan.

Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), berharap mendapatkan nomor urut sesuai impiannya. Meskipun bagi NH semua nomor sama saja, ia berharap mendapatkan nomor ganjil.

“Nomor apa saja saya anggap baik. Apalagi kalau nomor ganjil,” kata NH.
Sementara, Agus Arifin Nu’mang, mengaku tidak mengharapkan nomor spesial. Menurutnya, semua nomor sama saja.

“Tidak ada nomor yang spesial. Semuanya bagus, nomor apa saja bagus, Sulsel juga Bagus,” jawabnya seraya bergurau.

Begitupun dengan Nurdin Abdullah (NA). Ia tidak mempersoalkan berapapun nomor urut yang didapatkan.

“Kemarin kita sudah ngobrol-ngobrol dengan teman-teman soal nomor. Tapi kita tidak permasalahkan nomor berapa saja,” kata Liaison Officer (LO) NA, Izzdin Idrus.

Soal persiapan, pihaknya tidak memiliki persiapan khusus. “Yang jelas semua para calon telah mempersiapkan sejumlah nomor. Kalau ada 10 kita bawa 10, jadi kalau kita nomor satu kita kasi keluar nomor satu,” imbuhnya.

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) IYL – Cakka, Henny Handayani, menuturkan, pasangan yang dikenal dengan tagline Punggawa Macakka ini tidak mempersoalkan nomor urut berapa pun yang nantinya didapatkan pada Pilgub tahun ini. Baginya, semua nomor urut memiliki arti yang sama.

“Semua nomor itu baik. Mau 1, 2, 3 atau 4,” kata Henny.

Nomor urut, kata Henny, tidak lebih hanya sekedar simbol bagi kandidat pada pencoblosan nantinya. Menang atau kalah, bukan tergantung pada nomor urut, melainkan kerja-kerja tim di lapangan dalam mengawal pemenangan kandidat.
“Yang terpenting adalah kesiapan tim dalam melakukan sosialisasi secara lebih maksimal,” tuturnya.

Berapa pun nantinya nomor urut yang didapatkan oleh pasangan yang dikenal komitmen, merakyat dan tegas ini, hal itu dianggap sebagai petunjuk Tuhan, jalan menuju kemenangan. Apalagi, setiap tujuan yang baik tentunya akan mendapatkan hasil yang baik pula.

“Nomor berapa pun yang nantinya diperoleh IYL Cakka, itu adalah petunjuk Tuhan. Jalan menuju kemenangan. Insya Allah,” kata Mantan Ketua Badko HMI Sulselbar ini.

Sedangkan, dua pasang kandidat di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti dan Munafri Arifuddin – Rachmatika Dewi, juga berharap nomor urut mereka membawa keberuntungan.

Danny mengatakan, dirinya tidak ingin mempersoalkan tentang nomor urut. Pasalnya, kepentingan masyarakat jauh lebih penting. Namun, ia mengaku sudah terbiasa dengan nomor dua.

“Kalau soal nomor terserah Tuhan maunya diberi nomor berapa. Tapi saya sudah terbiasa dengan nomor dua, dua kali tambah baik,” ucap Danny.

Sedangkan, juru bicara Munafri Arifuddin – Andi Rachmatika Dewi, Arsony, mengatakan, untuk nomor urut pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang telah ditentukan oleh KPU. Meskipun, saat sosialisasi pasangan ini kerap memberikan simbol angka satu.

“Angka satu hanya sebuah simbol sementara yang digunakan, agar kedepan masyarakat mengetahui jika pasangan Appi – Cicu maju sebagai kandidat orang nomor satu di Kota Makassar. Tapi pada dasarnya, kami serahkan sepenuhnya kepada penyelenggara. Dikasi nomor berapapun kita ambil,” ucapnya. (*)


div>