SENIN , 21 MEI 2018

Kandidat Melaju di Jalur Independen

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 29 November 2017 12:59
Kandidat Melaju di Jalur Independen

Ilustrasi. (Doc.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pendaftaran jalur independen di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan berakhir hari ini, Rabu (29/11). Sejumlah kandidat telah dipastikan melaju di jalur ini, untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 mendatang.

Di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL – Cakka) merupakan satu-satunya yang mendaftar di jalur perseorangan. Pasangan ini menyerahkan satu juta berkas dukungan saat mendaftar di KPU. Sementara, syarat minimal dukungan KTP di Pilgub Sulsel hanya 480.060 dari total DPT Provinsi Sulsel sebanyak 6.323.711 pemilih.

Di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, petahana Moh Ramdhan Pomanto yang berpasangan dengan politisi NasDem Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi), juga akan mendaftar hari ini di KPU. DIAmi akan menyerahkan 222.000 berkas dukungan. Adapun syarat minimal dukungan KTP di Pilwalkot Makassar sebanyak 65.354 dari total DPT Kota Makassar sebanyak 1.005.446 pemilih.

Sementara di Bantaeng, ada dua pasang kandidat yang memilih jalur independen. Pasangan Andi Baso Fahrir – Alam Sahruddin Hanafi, yang menyerahkan 13.779 berkas dukungan. Sedangkan Muh Alwi – Nurdin Halim menyerahkan 16.444 berkas dukungan. Syarat minimal dukungan KTP di Pilkada Bantaeng sebanyak 13.460, dari total DPT Kabupaten Bantaeng sebanyak 134.600.

Di Jeneponto, A Baharuddin Baso Jaya – Isnaad Ibrahim, telah menyerahkan 26.787 berkas dukungan, dari syarat minimal dukungan KTP sebanyak 24.789. Total DPT Kabupaten Jeneponto sebanyak 291.627 pemilih.

Pilwalkot Palopo juga diwarnai dengan keikutsertaan satu pasang kandidat independen, yakni H Buya Andi Iksan Mattotorang – Andi Togelangi Sulthani. Pasangan ini menyerahkan 11.788 lebih berkas dukungan, dari syarat minimal dukungan KTP di Pilwalkot Palopo sebanyak 11.788. Total DPT Palopo sebanyak 117.879 pemilih.

Dua pasang kandidat juga memilih jalur perseorangan untuk bertarung di Pilkada Bone. Dr Risalul Umar – A Mappamadeng Dewang (Umar – Madeng) mendaftar di KPU dengan 44.193 berkas dukungan, sedangkan Faizal Hamid -Darwis belum melakukan pendaftaran. Adapun syarat minimal dukungan KTP di Pilkada Bone sebanyak 41.980, dari total DPT sebanyak 559.723 pemilih.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Bone, Aksi Hamzah, mengatakan, hingga berakhirnya pengambilan user ID bagi kandidat yang akan menempuh jalur perseorangan, hanya ada dua pasang kandidat saja yang mendaftar. Dr Risalul Umar – Dr H A Mappamadeng Dewang (Umar – Madeng), dan Faisal Hamid – Drs H Darwis.

Akzi Hamzah menjelaskan, selama pendaftaran dibuka beberapa hari lalu, yang menjadi kendala adalah masalah komunikasi dengan tim pemenang kandidat masing-masing. Dimana, setiap ada kekeliruan yang ditemukan oleh tim verifikator, tim pemenang kandidat terkesan lambat untuk melakukan perbaikan.

“Kendala secara signifikan belum ada. Hanya, tim masing-masing pasangan calon masih kurang atau lambat merespon kalau ada perbaikan yang diminta oleh tim verifikator KPU,” jelas Aksi Hamzah.

Terpisah, Komisioner KPU Jeneponto, Ekawati Dewi, mengungkapkan, baru satu kandidat yang mendaftar di jalur independen. A Baharuddin Baso Jaya – Isnaad Ibrahim, telah menyerahkan 26.787 berkas dukungan pada tanggal 26 November lalu. Dukungan yang diserahkan juga merupakan sebaran dari sebelas kecamatan, dan sudah melebihi yang dipersyaratkan KPU. “Pleno sudah dilakukan untuk verifikasi pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan,” ungkap Eka.

Sementara, Sekretaris KPU Bantaeng, Ishak, juga membenarkan dua kandidat yang mendaftar di jalur perseorangan untuk bertarung di Pilkada Bantaeng. Yakni Andi Baso Fahrir – Alam Sahruddin Hanafi, dan Muh Alwi – Nurdin Halim. Saat ini, tim masih sementara melakukan verifikasi dan belum ada jadwal rapat pleno. “Tim masih sementara melakukan verifikasi,” kata Ishak. (*)


div>