RABU , 20 JUNI 2018

Kandidat Underdog Bisa Jadi Kuda Hitam

Reporter:

Suryadi - Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 14 Maret 2018 14:30
Kandidat Underdog Bisa Jadi Kuda Hitam

ilustrasi (ist)

*Sosialisasi Jadi Strategi Pendatang Baru*

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pendatang baru pada kontes Pilkada serentak tahun ini diprediksi akan menjadi kuda hitam. Meski tidak sepopuler dengan kandidat wajah lama, namun pendatang baru bisa menjadi pesain serius. Termasuk kepada incumbent.

Sebut saja Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi di Pilwalkot Makassar yang menantang sang petahana, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto. Kemudian pasangan Fatmawati Rusdi-Abdul Majid yang akan melawan Dollah Mando-Mahmud Yusuf di Pilkada Sidrap, Patahuddin-Emmy Tallesang di Pilkada Luwu.

Di Sinjai, ada nama Takyuddin Masse-Mizar Roem (TAKBIR) dan Andi Seto Gadhisat Asapa-Kartini yang juga disebut-sebut bakal menjadi kuda hitam. Kedua pasangan itu menjadi penantang petahana, Sabirin Yahya-A Mahyanto Mada (SBY-AMM). Bahkan, pilkada tahun ini menjadi panggung pertarungan politik bagi pendatang baru tersebut.

Calon Wakil Wali kota Makassar, A Rachmatika Dewi alias Cicu tak ingin jumawa. Ia menegaskan jika kerjasama partai pengusung serta tim relawan terus solid demi memenangkan Pilwalkot Makassar.

“Terutama kerja tim, juga partai pengusung. Jika semua bersatu kami yakin menang,” ujarnya, Selasa (13/3) kemarin.

Menurutnya, persoalan menang dan siapa yang tumbang, adalah hal biasa dalam demokrasi, termasuk Pilkada. Hanya saja lanjut dia dibutuhkan strategi khusus yaitu kerja tim di lapangan.

Oleh sebab itu, kata dia, sosialisasi sangat perlu ditingkatkan demi memperkenalkan program ke masyarakat agar kelak nantinya pada hari pencoblosan memilih paslon Appi Cicu. “Sosialisasi program sangat perlu demi memenangkan Pilkada,” jelasnya.

Juru bicara pasangan Patahuddin-Emmy Tallesang (Pata-Emmy), Imho Kaimuddin mengakui, jika rifalnya, Basmin Matayang-Syukur Bijak merupakan wajah lama yang sudah ikut bertarung selama dua kali.

“Kalau lawan kita akui karena mereka pernah bertarung (maju di pilkada) selama dua kali, dan kita anggap mereka lebih mudah melakukan sosialisasi,” katanya.

Untuk mengalahkan Basmin-Syukur Bijak kata dia, hanya satu, yakni fokus melakukan sosialisasi, apalagi pasangan Pata-Emmy memiliki 15 program yang ditawarkan kepada masyarakat. “Kita fokus silaturahmi, dengan menawarkan program, dan kita sudah luncurkan 15 program kepada masyarakat,” ujanya.

Imho mengklaim jika survei jagoannya tersebut terus meningkat dengan adanya 15 program tersebut. “Hasil survei terus meningkat dan kita juga sangat optimis bisa memengkan Pilkada Luwu,” ungkapnya. (*)


div>