SENIN , 23 JULI 2018

Kapal Indonesia di Bajak Filipina, dua Warga Lutim Sandera

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 29 Maret 2016 19:22
Kapal Indonesia di Bajak Filipina, dua Warga Lutim Sandera

int

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Sebuah kapal berbendera Indonesia dengan nama Brahma12, dikabarkan dibajak di Filipina. Diketahui kapal Brahma 12 yang berawak 10 orang ini, dua di antaranya adalah warga Luwu Timur (Lutim), yakni Renaldi dan Wawan Saputra. Keduanya adalah warga tinggal di kecamatan Wotu, Lutim.

Dikabarkan, kapal tersebut disandera saat melintasi laut Indonesai menuju ke Filipina. Ada dugaan, kapal tersebut dibajak dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf saat dalam perjalanan menuju ke Filipina.

Amiruddin, orang tua Renaldi, yang ditemui Rakyat Sulsel online, Selasa (29/3), membenarkan kalau kapal Brahma12 yang ditumpangi Renaldi sebagai awak kapal, telah disandera. “Iya, katanya kapal anak (Renaldi) saya disandera. Saya lebih yakin lagi saat sejumlah stasiun televisi menanyakan dan mengatakan bahwa ada nama anak saya tertera di telivisi,” ungkap Amiruddin, Selasa (29/3).

Amiruddin berharap kepada Pemerintah Indonesia mengupayakan pembebasan anaknya. “Hanya memohon kepada Pemerintah mudah-mudahan anak saya (Renaldi) ditemukan dan dikembalikan rumah dengan selamat,” harapnya.

Disebutkan bahwa kapal Brahma 12 yang mengangkut batubara, bertolak dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Filipina pada 15 Maret lalu.

Diketahui nama-nama 10 awak kapal Brahma 12 adalah:
Peter Tonsen Barahama
Julian Philip
Alvian Elvis Peti
Mahmud
Surian Syah
Surianto
Wawan Saputra
Bayu Oktavianto
Renaldi
Wendi Raknadian


div>