RABU , 14 NOVEMBER 2018

Kapolda Marah, Novel Baswedan Lakukan Ini di Singapura

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 27 April 2017 12:03
Kapolda Marah, Novel Baswedan Lakukan Ini di Singapura

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan di Polda Metro Jaya. (*)

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadi korban penyiraman air keras masih menjalani perawatan di Singapura.

Ternyata saat dalam proses perawatan dan pemulihan, mantan perwira polisi itu memulangkan pengawal yang melekat pada dirinya.

“Saat itu saya tanyakan kepada yang bersangkutan (Novel) mengakui tidak dalam pengawalan. Padahal kita sudah berikan pengawalan kepada saudara Novel dan kami tanyakan itu. Ternyata pengawalnya disuruh pulang,” terang Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (26/4).

Menurut dia, alasan Novel memulangkan pengawal dari Polda Metro Jaya itu karena merasa tak enak.

“Alasannya ini enggak enak lah, seperti paranoid saja. Tapi saya bilang, kenapa? Kita sudah sampaikan (Novel) sedang menangani berbagai kasus besar sehingga sangat wajar lah kalau dikawal,” bebernya.

“Bahkan waktu pertama kali telepon saya marah itu, kenapa saya sudah atensi untuk dikawal, tidak mau dikawal. Kemudian saya ke rumah sakit dia berkata demikian,” sambung mantan Kadiv Propam ini.

Iriawan lantas menerangkan, seharusnya Novel tak usah merasa paranoid dengan pengawalan kepolisian itu.

“Karena anda (Novel) sedang tangani kasus besar. Sehingga analisa kita ya itu akan ada ke sana (penyiraman), kalau mungkin dijaga tempo hari tentu akan bisa diantisipasi bahkan mungkin bisa melihat. Karena anggota yang menjaga Novel bersenjata,” tukas dia.


div>