MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Kapolda Sulsel Apresiasi Program Wakaf Alquran MUI Sulsel

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 25 Mei 2018 17:15
Kapolda Sulsel Apresiasi Program Wakaf Alquran MUI Sulsel

Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono berbincang dengan pengurus MUI Sulsel dan tim wakaf Alquran yang dipimpin Prof Dr HM Galib MA di ruang kerja Kapolda, Jumat (25/5/2018). (FOTO: INFOKOM MUI SULSEL)

Ajak Seluruh Polres Terlibat

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Inspektur Jenderal (Irjen) Umar Septono menyambut program wakaf Alquran dengan senang hati. Dia berjanji ikut berpartisipasi pada program ini digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan itu.

Menurut Kapolda, program wakaf Alquran MUI Sulsel itu memberi kesempatan kepada dirinya dan jajarannya untuk ikut mendorong umat muslim mempelajari dan mencintai Alquran.

“Saya akan mengajak jajaran Polda Sulsel untuk berpartisipasi dalam program tersebut. Seluruh Polres yang ada di Sulsel juga akan diajak agar tidak ada lagi rumah warga muslim di Sulsel yang tidak punya mushaf Alquran,” ungkap Umar saat menerima pengurus MUI Sulsel dan tim wakaf Alquran di ruang kerjanya, Jumat (25/5/2018).

Rombongan MUI Sulsel dipimpin Sekretaris Umum Prof Dr HM Galib MA. Turut hadir Ketua MUI Sulsel Bidang Infokom yang sekaligus Koordinator Program Wakaf Alquran Waspada Santing, serta anggota tim wakaf seperti Dr Sukardi Laweda, Dr Abdul Wahid Haddade, Faried Yusuf, Andi Renreng, dan Rusli Siri.

Sekum MUI Sulsel Prof Galib mengatakan, MUI tidak bisa berjalan sendiri dalam melakukan pembinaan umat. “Dibutuhkan kerja sama dengan kepolisian, dalam hal ini Polda Sulsel. Apalagi, Kapolda Irjen Umar Septono dikenal punya perhatian besar terhadap pengalaman nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MUI Sulsel Bidang Infokom, Waspada Santing menjelaskan, salah satu alasan mengajar Polda untuk berpartisipasi karena mayoritas polisi di Sulsel beragama muslim.
“Kebetulan juga saya salah satu pengagum Bapak Kapolda,” ujar Waspada yang mantan kepala redaksi Harian FAJAR itu.

Dia menambahkan, program ini bertujuan agar seluruh rumah muslim di Sulawesi Selatan memiliki mushaf Alquran, minimal satu buah. Makanya, program ini menggunakan jargon “satu rumah, satu mushaf Alquran”.

MUI Sulsel menawarkan empat paket mushaf Alquran kepada pihak-pihak yang ingin berpartisipasi. Keempat paket tersebut, yakni paket Rp150 ribu per mushaf, paket Rp100 ribu, paket Rp75 ribu, dan paket Rp50 ribu.

Menurut Waspada, donatur bisa memilih paket-paket tersebut. Misalnya, ada donatur yang ingin berpartisipasi 100 mushaf, maka bisa memilih apakah seluruhnya paket Rp150 ribu atau dibagi dengan paket lainnya. (*)

 


div>