SELASA , 23 OKTOBER 2018

Kapolda Tegaskan Netralitas Polri di Pilkada

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Rabu , 04 April 2018 10:00
Kapolda Tegaskan Netralitas Polri di Pilkada

Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono. ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Pol Umar Septono menegaskan akan tetap menjaga netralitas Polri di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

“Masalah netralitas saya pesankan juga untuk kita netral supaya situasi dan kondisi kondusif dan percaya kepada aparat keamanan. Maka konsekwensinya adalah netralitas harga mati,” ungkapnya usai bersilaturahmi ke Kodam XIV Hasanuddin, Selasa (3/4) kemarin.

Umar juga menjelaskan, ketegasan tersebut terkadang dihadapkan oleh pilihan. Di mana aparat kepolisian terkadang memiliki keluagga yang menjadi calon.

“Ini memang susah karena tentang netralitas, dari sisi kekeluargaan kadang masih saudara atara calon dan tim sukses juga kadang masih family,” ujarnya.

Tetapi apapun alasannya untuk mencegah hal yang tidak baik, pihaknya menegaskan bakal memutasi anggota polri yang tidak netral.

Selain itu, Umar juga mengungkapkan, belum lama ini dirinya telah menindak anggotanya yang terlibat. Sanksi yang diberikan masih sebatas mutasi.

“Kemarin ada Wakapolres Gowa kemudian ada lagi bintara dari polres lain, terus saya pindahkan. Ini supaya memepercayakan masyarakat bahwa Polri netral betul meskipun mereka itu masih saudara,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan kedatangan dirinya bersilaturahmi ke Kodam XIV Hasanuddin merupakan sinergitas TNI Polri dalam ibadah dan pengamanan di Pilkada mendatang.

“Bagaimana kita tidak boleh remehkan situasi, kita bersama TNI Polri untuk mengamankan situasi ini. Diprediksinya itu selalu yang terburuk tapi doanya yang terbaik tapi kesiapannya optimal akan pelaksanaannya,” ungkapnya. (*)


div>