SENIN , 23 JULI 2018

Kapolres Bantaeng: Netralitas Polri Harga Mati di Pilkada

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Senin , 12 Februari 2018 21:15
Kapolres Bantaeng: Netralitas Polri Harga Mati di Pilkada

Personel Walkat menandatangani pakta integritas mengenai netralitas personel Polri dalam Pengamanan Pilkada Bantaeng 2018.

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dalam memberikan pelayanan yang Profesional, Modern dan Terpercaya pada tahapan Pilkada Bupati Bantaeng 2018, Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan SiK.MH secara simbolis menyematkan ID Card (tanda Pengenal) terhadap personel Polres Bantaeng yang akan ditugaskan dalam Pengamanan Melekat terhadap Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bantaeng 2018.

Selain memberikan pengamanan kepada Pasangan Calon Bupati/wakil bupati, pengawalan melekat juga diberikan kepada Ketua KPU dan Ketua Panwaslu Bantaeng.

Pada arahannya, Kapolres berpesan kepada seluruh personel Walkat agar berpedoman pada 13 larangan bagi Anggota Polri pada Pilkada 2018. Serta tetap menjaga netralitas selama Pilkada Bantaeng.

“Guna memberikan jaminan pelaksanaan tugas yang profesional dan tetap netral pada Pilkada, seluruh personel Walkat menandatangani pakta integritas mengenai netralitas personel Polri dalam Pengamanan Pilkada 2018. Netralitas harga mati,” kata Adip Rojikan.

Seluruh personel pengawalan melekat yang dipilih, telah melalui beberapa tahapan seleksi, sehingga didapatkan personel yang tidak memiliki hubungan emosional terhadap salah seorang pasangan calon.

Bahkan pada hari penetapan calon bupati, Kapolres Bantaeng harus mengganti salah seorang Personel Walkat karena diketahui keluarganya memiliki hubungan emosional terhadap salah satu paslon. (*)


div>