SABTU , 20 OKTOBER 2018

Kapolres Barru Antisipasi Peredaran Tablet PCC

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 18 September 2017 22:42
Kapolres Barru Antisipasi Peredaran Tablet PCC

Kapolres Barru, AKBP Burhaman

BARRU, RAKYATSULSEL.COM – Beberapa waktu lalu, pihak Polri, BNNP dan BPOM Provinsi berhasil mengamankan 29 ribu tablet PCC ilegal dari salah satu distributor obat-obatan di Kota Makassar.

Kapolres Barru, AKBP Burhaman mengungkapkan, izin edar PCC telah resmi dicabut oleh Pemerintah pada tahun 2013 karena merupakan obat keras dan banyak disalahgunakan oleh konsumen.

“Penggunaan obat PCC harus dengan resep dokter. Fungsi sebenarnya adalah sebagai obat penenang untuk penderita jantung, namun konsumen yang menyalahgunakan obat tersebut biasanya mengkomsumsi sebanyak lima tablet dalam sekali minum sehingga menimbulkan kejang-kejang, mual, seluruh badan terasa sakit, bahkan dapat menyebabkan kematian,” jelas Burhaman, beberapa waktu lalu.

Pihaknya mengakui, saat ini di Barru sendiri belum ditemukan kasus penyalahgunaan dan peredaran tablet PCC. Namun, hal tersebut tentunya juga harus diantisipasi.

“Tidak menutup kemungkinan peredaran dan penyalahgunaan tablet PCC juga akan terjadi dalam wilayah Kabupaten Barru, mengingat banyaknya pengguna obat daftar G seperti Pil “Y” atau Pil Yesus yang terindikasi dalam wilayah Kabupaten Barru,” jelas Burhaman.

Pihaknya juga sudah merekomendasikan kepada Satuan Narkoba bersama instansi terkait melakukan razia terhadap toko-toko obat ataupun apotik dalam wilayah Kabupaten Barru, terkait penjualan obat-obatan yang dilarang peredarannya sebagai langkah dalam mewaspadai, mengantisipasi kasus penyalahgunaan obat keras seperti contoh di Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang telah menimbulkan korban dan meresahkan masyarakat.

Selain itu, Burhaman menegaskan agar pihak Satuan Narkoba Polres Barru bersama instansi terkait, intens melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah dan forum-forum, agar masyarakat mendapatkan pengetahuan terkait penyalahgunaan Narkoba maupun obat-obat keras lainnya. (*)


div>