MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Kapolres Tator Nilai Judi Sabung Ayam Menurun

Reporter:

Cherly

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Februari 2018 13:00
Kapolres Tator Nilai Judi Sabung Ayam Menurun

Suasana offe morning di Depot 99 Makale, Senin (5/2). Foto: Cherly/RakyatSulsel

TANA TORAJA, RAKYATSULSEL.COM – Kapolres Tana Toraja (Tator), AKBP Julianto Sirait menegaskan, dalam satu pekan terakhir kasus judi ayam di Toraja sudah mengalami penurunan.

“Saat pertama kali ditugaskan sebagai Kapolres disini masih marak judi sabung ayam. Kasus ini sering dikaitkan dengan budaya padahal judi sabung ayam tidak berkaitan dengan budaya Toraja. Memang ada sabung ayam tetapi tidak berjudi. Olehnya itu judi sabung ayam ini harus kita perangi bersama, karena saat ini judi ayam sampai melibatkan anak usia sekolah,” ungkapnya, saat melakukan coffe morning di Depot 99 Makale, Senin (5/2).

Dia menjelaskan, dari 13 polsek yang telah dia kunjungi, rata-rata yang ditangkap itu anak sekolah. Hal ini merusak masa depan, mental dan pendidikan generasi yang ada di daerah ini.

“Padahal pada era 80-90an Toraja merupakan daerah pendidikan namun sekarang dari 24 kabupaten/kota di Sulsel Toraja malah peringkat 23. Saya berharap kepada pemerintah, tokoh adat, agama, pendidikan, pemuda dan masyarakat agar bersama-sama memerangi judi ayam ini,” tutupnya. (*)


div>