MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Kapolsek Bacukiki: Saya Tidak Mau Ada Warga di Wilayah Kerja Saya Jadi Pelaku dan Korban Narapidana

Reporter:

hur

Editor:

Senin , 11 April 2016 18:50

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Dalam acara lepas sambut Kapolsek Bacukiki lama, AKP Mamat Rahmat, dan Kapolsek Baru, AKP Saharuddin yang digelar Kecamatan Bacukiki di Pantai Lowita, Kabupaten Pinrang, mencuat beberapa poin penting dalam komitmen yang disampaikan Kapolsek Bacukiki, Saharuddin yang baru dilantik belum lama ini. Selain berkomitmen untuk memberantas ballo juga berharap tidak ada pelaku dan korban narapidana di wilayah kerjanya.

“Saya berkomitmen kita berantas Ballo, walau itu sulit, tapi harus dilakukan. Karena Ballo adalah biang kejahatan lainnya,” ujarnya saat menyampaikan sepatah-kata dalam lepas sambut yang digelar, Minggu (10/4) kemarin.

Saharuddin juga berharap agar dalam jabatan barunya tidak ada warga dalam wilayah kerjanya yang menyandang status sebagai pelaku dan korban narapidana. “Saya akan berupaya agar di wilayah kerja saya tidak ada pelaku dan korban narapidana, ” janji pria bertubuh semampai ini.

Sementara itu, Kapolsek Bacukiki lama yang akan bertugas di Polda Sulselbar, AKP Mamat Rahmat menyampaikan kesan mendalam selama 10 bulan menjabat sebagai Kapolsek di Bacukiki. “Banyak kesan yang saya dapatkan meski baru 10 bulan menjabat, kalau duka saya rasa tidak ada,” aku Mamat, sapaannya.

Camat Bacukiki dalam sambutannya berharap hubungan silaturahim dan inergitas tetap terjalin antara pihak kepolisian dan masyarakat agar keamanan dapat terus tercipta di tengah-tengah masyarakat.

“Selama ini Kapolsek Bacukiki, Pak Mamat sudah memperlihatkan kinerja yang sangat baik dan selalu berbaur bersama kita namun pada hari ini kita harus lepas beliau dan menerima kedatangan AKP Saharuddin sebagai Kapolsek Bacukiki baru, selamat bertugas Pak,” tandas mantan Kabag humas setdako Parepare ini.


div>