SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Kasek Akan Dimutasi Besar-besaran

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 08 Maret 2017 11:03
Kasek Akan Dimutasi Besar-besaran

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulsel akan melakukan mutasi besar-besaran kepala sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) di Sulsel. Mutasi ini menyusul maraknya praktik Pungutan Liar (Pungli) yang menjerat kepala sekolah di Makassar.

Syarat standar kepala sekolah yang akan menjabat saat ini sementara disusun pihak Disdik Sulsel.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, menjelaskan, ada persyaratan administrasi harus dipenuhi calon kepala sekolah yang ingin menjabat. Calon kasek juga harus memiliki kemampuan atau berlisensi, seperti pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah.

Sistem mutasi kasek ini, lanjut None, sapaan kadisdik Sulsel bisa melalui lelang jabatan, tergantung kebijkana pimpinan, dalam hal ini Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Rencananya, mutasi yang akan dilakukan setelah pelaksanaan ujian nasional.

“Mungkin saja akan ada sistem lelang jabatan, tapi yang jelas persyaratan tersebut harus terpenuhi. Yang kedua harus diingat bahwa menjadi kepala sekolah tugas tambahan, karena mereka harus mengajar dan memantau proses belajar, bukan berfungsi manajerial. Kalau begitu perkuat bagian tata usaha,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut None, sekira 600 kepala sekolah yang akan dimutasi di 24 kabupaten/kota. Namun, berdasarkan datanya, kasek yang sudah berlisensi atau mengikuti diklat masih sangat minim. Hanya sekira 100 orang yang sudah mengikuti diklat.

“Diklat ini sangat penting, untuk menambah kemampuan mereka juga. Nantinya setelah dilantik maka Kementerian Pendidikan akan mengeluarkan Nomor Urut Kepala Sekolah (NUKS),” ungkap Irman.
Irman berharap, sistem seleksi penempatan kepala sekolah dapat diterapkan juga oleh sekolah swasta. (***)


div>