MINGGU , 24 JUNI 2018

Kasihan, Kepala Desa di Lutra 4 Bulan Tidak Gajian

Reporter:

Haerul

Editor:

Lukman

Rabu , 18 April 2018 20:53
Kasihan, Kepala Desa di Lutra 4 Bulan Tidak Gajian

ILUSTRASI

MASAMBA, RAKYATSULSEL.COM – Miris. Kepala desa yang ada di Luwu Utara hampir seluruhnya belum menerima gaji selama 4 bulan. Hal inilah yang menjadi sorotan legislator DPRD Luwu Utara, Rudi Hartono.

Rudi Hartono dalam statusnya di Media Sosial Facebook mengaku kasihan kepada para kades dan perangkat desa Luwu Utara, karena hingga kini gaji mereka belum terbayarkan.

“Mereka para kades butuh makan, mereka butuh biaya buat anak sekolah, dan mereka dituntut bekerja dengan baik demi kemajuan desanya. Pertanyaannya kalau orang kelaparan mampukah mereka bekerja dengan baik dan profesional,” tulis Rudi Hartono di akun facebook miliknya.

Rudi meminta kepada Bupati Luwu Utara, untuk mengevaluasi kinerja Kadis Keuangan Luwu Utara. “Sebelumnya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), juga lambat dibayarkan sehingga ASN di Luwu Utara teriak dalam hati, kini giliran kepala desa di Luwu Utara berteriak,” jelasnya, Rabu (18/4).

Tulisan Legislator DPRD Lutra tersebut mendapat tanggapan dari salah seorang akademisi, Prof. Lauddin Marsuni, yang juga merupakan tenaga ahli DPRD Provinsi tahun 2015, hingga sekarang, dan merupakan pengajar hukum pemerintahan serta pelatih pengelolaan keuangan desa.

Dirinya mengatakan bahwa mencermati tulisan dan komentar beberapa teman di FB tentang adanya daerah yang sudah empat bulan tidak membayar gaji kepala desa dan perangkat desa adalah perbuatan melanggar Undang-Undang.

“Saya menganggap sebagai perbuatan melanggar UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan juga melanggar hak kepala desa dan perangkat desa sesuai dengan ketentuan pasal 66 UU nomor 6 Tahun 2014,” ujar Prof Laudin Marsuni. (*)


div>