SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Kasus Abu Tours, Hari Ini Polda Tetapkan Tersangka Baru

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Jumat , 20 April 2018 09:00
Kasus Abu Tours, Hari Ini Polda Tetapkan Tersangka Baru

Kantor Abu Tours. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Setelah menyita sejumlah aset Abu Tours di Kabupaten Maros, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus kembali menyita aset tidak bergerak tersangka Hamzah Mamba di Kota Depok. Aset yang disita berupa rumah.

“Hari ini, penyidik Dir Reskrimsus Polda Sulsel melakukan penyitaan rumah tersangka Abu Tours, Hamzah Mamba, di Depok,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, Dicky Sondani, Kamis (19/4).

Dicky membeberkan, aset yang disita berupa rumah di Perumahan Kartika Residence Nomor 8 B Dan 7 B Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Kota Depok. Pihaknya juga akan menggelar konfrensi pers terkait tersangka baru pada deretan kasus Travel Abu Tours.

“Jumat, 20 April, kami akan menggelar konferensi pers tersangka baru kasus Abu Tours,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak milik CEO Hamzah Mamba telah disita. Termasuk aset yang berada di luar Pulau Sulawesi.

Di Makassar sendiri, jumlah aset tidak bergerak yang disita mencapai belasan. Barang bukti atau Aset Abu Tours yang telah disita oleh Ditkrimsus Polda Sulsel, yakni 21 aset tidak bergerak. Diantaranya di Kota Makassar 17 aset, di Jakarta dua aset, serta Depok juga dua aset.

Sedangkan aset bergerak berjumlah 34 unit, termasuk di Kota Makassar 16 roda empat dan empat roda dua, Jakarta 13 roda empat, Palembang satu roda empat. Aset lain yang turut disita berupa barang elektronik, yang jumlahnya puluhan unit.

“Aset elektronik berjumlah 33 unit yakni di Kota Makassar 24 komputer dan tiga laptop, serta di Jakarta Selatan dua komputer dan empat kamera,” ungkapnya.

Penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa mata uang asing di Kota Makassar dan Depok. Dari total jumlah keseluruhan aset tersebut, mencapai miliaran rupiah.
“Estimasi aset yang disita sebesar Rp 150 miliar,” pungkasnya. (*)


div>