SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Kasus Balaikota, Polda Siap Praperadilan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 08 Maret 2017 10:35
Kasus Balaikota, Polda Siap Praperadilan

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma akhirnya angkat bicara soal penagihan berkas dua kasus pidana umum di Polda Sulsel. Dua kasus tersebut yakni pengeroyokan anggota polisi dan penyerangan kantor balaikota akhir tahun lalu.

Kasus yang sudah berstatus P20 ini terus ditagih oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.

Erwin mengaku, dalam waktu dekat akan memasukkan berkas kedua kasus tersebut yang sampai saat ini belum juga dinyatakan rampung. “P20 minggu lalu masuk, P20 mempertanyakan berkas yang dikembalikan dan kita akan jawab secepatnya,” katanya Erwin diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (8/3).

Ia menjelaskan, dua kasus yang melibatkan dua institusi pemerintahan itu telah mencapai kesepakatan damai atau restoratif justice antara kedua belah pihak. Kedua pihak juga sudah saling mencabut laporan.

“Kami dan pihak Pemkot Makassar sudah ada kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan ini di luar jalur peradilan (restoratif justice). Jadi, laporannya sudab dicabut sejak Februari lalu,” akunya.

Ia juga menegaskan kesepakatan tersebut akan dilampirkan dalam berkas jawaban P20 yang diajukan oleh pihak Kejati Sulsel. “Nanti surat perdamaian akan dilampirkan dalam jawaban P20 dari kejaksaan,” ungkapnya.

Erwin menuturkan, jika pihak Kejati Sulsel akan melakukan praperadilan, maka pihaknya telah siap mengikuti prosedur tersebut.

[NEXT-RASUL]

“Itukan sah sah saja, mereka yang mempunyai kewajiban ketika pemberhentian penyidikan. Dan itu, pihak kejaksaan juga mempunyai hak untuk menguji polisi yang tertera di Pasal 77 KUHP,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Pemkum) Kejati Sulsel Salahuddin mengatakan jika jaksa peneliti berkas kedua kasus tersebut telah mengembalikan berkas yang dikirim oleh Polda Sulsel namun hingga saat ini belum dikembalikan.

“Berkasnya saat ini sudah P-20 pekan kemarin, namun hingga saat ini belum ada pemberitahuan lagi,” ungkap Salahuddin. (***)


div>