• Jumat, 31 Oktober 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Kasus Bandara Toraja, Kejati Kantongi SPDP Camat Mengkendek

Minggu , 26 Mei 2013 10:55
Total Pembaca : 860 Views

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jaksa bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dalam kasus dugaan korupsi mark-up pembebasan lahan Bandara Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja tahun 2011 dengan tersangka Camat Mengkendek, Ruben Rombe Randa.

“Kita telah terima SPDP tersangka kedua pada kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Toraja dari penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel. SPDP yang kami terima atas nama Ruben Rombe Randa yang merupakan Camat Mengkendek,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Nur Alim Rachim, Minggu (26/5) sesaat lalu.

Setelah menerima SPDP tersangka, jaksa bidang Pidana Khusus Kejati Sulsel langsung membentuk tim peneliti berkas untuk melakukan pemeriksaan sekaitan dengan kelengkapan berkas tersangka Ruben. “Tim sudah kita bentuk, setelah diterima kita langsung bekerja,” katanya.

Diketahui, dalam perkara ini tersangka pada saat proses pembebasan lahan pembangunan Bandara Mengkendek, tersangka Ruben menjabat sebagai Camat Mengkendek dan Plt. Kepala Lembang Rantedada. Sehingga tersangka melakukan penandatanganan berkas administrasi tanah yang tidak memiliki surat penguasaan fisik tanah.

Tanpa surat penguasaan fisik, maka dalam aturannya, pihak panitia pengadaan lahan tidak boleh melakukan pembayaran. Apalagi, kepemilikan lahan yang akan dibebaskan tersebut hanya berdasarkan pengakuan pengelola.

Dalam perkara ini, tersangka dikenakan pasal 2 ayat (1) subs pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 Jo UU RI No. 20 tahun 2001 atas perubahan UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana.


Penulis: Ahmad Radi
Editor: Mulyadi Abdillah