SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Kasus Bansos, Mantan Legislator Sulsel Dicecar Delapan Pertanyaan

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 24 Februari 2016 19:11

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar kembali memeriksan dua mantan legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel periode 2004-2009, Edi Baramuli, dan Chaerul Tallu Rahim dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Sulsel tahun 2008, Rabu (24/2/16).

Pemeriksaan dilakukan karena Kejaksaan menilai mantan legislator ini tahu aliran dana Bansos 2008 yang merugikan Negara Rp 8,8 miliar ini.

Koordinator bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulselbar, Noer Adi membenarkan pemeriksaan kedua mantan legislator DPRD Sulsel tersebut. “Ia benar kami periksa untuk dimintai keterangannya soal aliran dana bansos,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas. “Kami bekerja profesional dan memastikan kasus ini akan tuntas,” jelasnya.

Usai pemeriksaan, Chaerul mengaku dirinya dicecar sekitar delapan pertanyaan oleh tim penyidik. “Intinya saat ditanyakan masalah mekanisme penggangaran,” ujarnya. Meski demikian, dia enggan membeberkan secara rinci mengenai pemeriksaan tersebut. “Yang jelas saat itu saya menjabat di Banggar,” jelasnya.


div>