KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Kasus Dandim Narkoba, Kolonel Jefri Dipecat, Segera Jalani Sidang

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 25 April 2016 11:41
Kasus Dandim Narkoba, Kolonel Jefri Dipecat, Segera Jalani Sidang

Ilustrasi narkoba.

RAKYATSULSEL.COM – Karir Dandim  1408/BS Makassar, Sulawesi Selatan, Kolonel Jefri Oktavian Rotty, di kemiliteran terancam berakhir.

Pasca dicopot dari jabatannya sebagai dandim, Jefri dalam waktu dekat bakal menjalani sidang militer. Di sinilah nasibnya bakal ditentukan.

Menurut Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, kasus tersebut sudah dalam proses alih ke pengadilan militer.

”Berkas sudah siap. Hasilnya bergantung pengadilan militer. Tetapi, kami berharap secepatnya selesai,” jelasnya setelah melantik sejumlah perwira di Markas Kodam VII/Wirabuana kemarin

Agus juga memastikan, Jefri tidak akan lagi menjabat Dandim Makassar. Dia dicopot dan penggantinya dilantik dalam dua pekan ke depan.

”Dalam dua minggu ke depan, pejabat dandim sudah ditunjuk dari Mabes AD (Markas Besar Angkatan Darat). Namanya nanti sudah ada,” ujar Agus.

Suami artis Bella Saphira itu menambahkan, selain itu, pihaknya mencopot Letkol Budi Iman Santoso yang menjabat kepala Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Kodam (Kapuskodalopsdam).

Sebab, dia juga diketahui terlibat dalam kasus narkotika yang menjerat Jefri. ”Karena pejabat lama kami proses hukum, otomatis saya ambil alih kewenangan jabatannya,” jelas dia.

Kodam VII/Wirabuana menggelar serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira menengah. Mereka yang dilantik diminta menandatangani pakta integritas.

”Kami lihat ada pakta integritas yang sebelumnya tidak ada. Tradisi itu untuk menguatkan lagi sesuai tradisi wilayah masing-masing,” jelas Agus.

Dia menambahkan, fakta integritas tersebut berupa setia pada negara dengan aturan-aturan yang ada. Jika terlibat masalah, baik narkoba ataupun korupsi, akan ada sanksi tegas.

”Kalau melanggar lima aturan itu, maka siap turun jabatan. Jadi, itu bedanya tentara kalau sudah berkomitmen. Tanpa proses hukum juga bisa dihentikan,” tegasnya.

Sejumlah perwira yang menyerahkan jabatan, antara lain, Danrem 142/Tatag Kolonel Inf Syafruddin, Aslog Kasdam VII/Wirabuana Kolonel Arh Hari Arif Wibowo, Komandan Detasemen Intelijen Letkol Chb Dwi Agus Riyanto, dan Komandan Detasemen Zipur IV Mayor Czi Alid Setiawan.

Sementara itu, perwira yang menerima jabatan adalah Asisten Operasional Kodam VII/Wirabuana Kolonel Inf Thevi Angandowa Zebua, Aslog Kasdam VII/Wirabuana Kolonel Czi Rachmat Setiawan, Kapuskodalopsdam VII/Wirabuana Letkol Inf Afridas, Dandeninteldam VII/Wirabuana Mayor Inf M Imasfy, serta Dandenzipur IV Kapten Czi Ibnu Muntaha.(JPG)


Tag
div>