SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Kasus e-KTP Bisa Ganggu Golkar di Pilgub Sulsel

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 12 April 2017 10:54
Kasus e-KTP Bisa Ganggu Golkar di Pilgub Sulsel

Nurdin Halid

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-kTP masih terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil setidaknya lebih dari 250 orang saksi dari kalangan politisi, pejabat kementerian, hingga swasta. Beberapa politisi yang telah diperiksa KPK, salah satunya Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto. Bahkan Setnov, sapaan Setya Novanto telah dilakukan pencekalan untuk bepergian ke luar negeri.

Kasus yang menyeret nama Setnov dan Partai Golkar oleh sejumlah kalangan dinilai bakal mempengaruhi kinerja politik beringin di kontestasi Pilkada serentak 2018 mendatang, tidak terkecuali di Sulsel.

Pakar politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Firdaus Muhammad menyebutkan, salah satu kader senior Golkar yang bakal bertarung di Pilgub Sulsel, yakni Nurdin Halid (NH). NH dinilai memiliki peluang cukup besar untuk memenangkan kontestasi. Namun dengan adanya kasus e-KTP, NH dinilai tidak bisa luput sebagai “sasaran tembak” di Pilgub Sulsel nanti. “Salah satunya adalah kasus korupsi e-KTP yang menyeret nama Ketua Umum Golkar Setya Novanto. Hal ini tentunya punya dampak politik yang cukup signifikan di kontestasi semisal Pilgub Sulsel,” tuturnya.

Akademisi UIN itu menilai, Kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar bisa memberikan dua dampak bagi Nurdin Halid. Dampak pertama, jika ada rival Nurdin Halid di Pilgub Sulsel nanti menyinggung soal korupsi Ketum Golkar, hal itu bisa memberikan dampak negatif.

Dampak kedua lanjutnya, Kasus e-KTP yang menyeret nama Setnov bisa menjadi keuntungan politik bagi NH. “Keuntungannya itu jika NH terjebak di Golkar, dan setnov dilengserkan, maka peluang NH untuk menahkodai Golkar terbuka lebar. Kerugiannya jika NH justru dianggap bayang-bayang Setnov, dan jika Setnov ditarik maka bisa saja pencalonan Nurdin Halid di Pilgub Sulsel bisa terganggu,” terang Firdaus.

Firdaus menyarankan agar NH mengantisipasi pergerakan kader golkar yang lain, yang bisa saja terdapat oknum kader yang memanfaatkan situasi untuk kembali “memecah” Golkar. Ia juga menganggap langkah Nurdin Halid yang menghimbau kadernya untuk tetap solid adalah sebuah langkah yang tepat.

[NEXT-RASUL]

Sebelumnya, Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Sulsel menyatakan sikap terkait kasus dugaan korupsi mega proyek e-KTP yang menyeret sejumlah nama kader Partai Golkar.

Ketua GMPG Sulsel, Andi Ian Latanro mengemukakan beberapa hal dengan melihat kondisi nama baik partai yang terus jadi bulan-bulanan dalam kasus tersebut. GMPG Sulsel juga merespon sikap GMPG pusat, meminta kepada semua kader dan simpatisan Partai Golkar di Sulsel untuk memikirkan ulang posisi partai menghadapi event-event politik yang sudah di depan mata.”Kami juga menghargai proses hukum yang berjalan dengan mengedepankan azas praduga tidak bersalah, akan tetapi urusan pribadi-pribadi bukanlah urusan partai,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini kinerja politik Golkar mengalami peningkatan. Oleh sebab itu, dirinya berharap kasus e-KTP tak dikaitkan dengan parpol, karena permasalahan pribadi Ketua tak ada sangkut paut dengan partai. “Selama ini Partai Golkar dinyatakan bersih dari persoalan keuangan, jadi jangan disangkut pautkan,” tegas Ian.

Hal lain yang juga dinilai penting, yaitu sebagai kader dan simpatisan Partai Golkar di Sulsel, GMPG berkepentingan secara moral menyampaikan kepada publik bahwa kasus mega korupsi itu bukanlah partai, tapi orang perorang yang menggunakan nama partai secara tidak bertanggung jawab. “Karena itu kami senantiasa bersama sama dengan rakyat menuntut penegak hukum mengusut dengan tuntas kasus mega korupsi memalukan itu,” terangnya.

Terakhir, pihaknya meminta kepada semua kader, simpatisan, para senior, para sesepuh Partai Golkar di Sulsel untuk sama-sama berdiri dan menyatakan bahwa Partai Golkar keras melawan korupsi. “Ini penting sebagai komitmen agar menepis isu miring yang berkembang,” pungkasnya. (Yad/D)


div>