RABU , 12 DESEMBER 2018

Kasus Korupsi Tidak Tuntas, HPMB Desak Kapolda Copot Kapolres Bantaeng

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Lukman

Kamis , 21 Juni 2018 09:10
Kasus Korupsi Tidak Tuntas, HPMB Desak Kapolda Copot Kapolres Bantaeng

Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB) saat berunjuk rasa di depan Markas Polres Bantaeng, Jalan Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng, Rabu (20/6).

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB) berunjuk rasa di depan Markas Polres Bantaeng, Jalan Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng, Rabu (20/6).

Puluhan mahasiswa ini berunjuk rasa terkait lambannya penanganan kasus korupsi dana hibah 50 juta dari APBD Kabupaten Bantaeng T.A 2015 yang melibatkan mantan ketua HPMB Wardiman dan beberapa mantan pengurus lainnya pada tahun 2015 lalu dengan laporan pertanggung jawaban (LPJ) fiktif.

Koordinator lapangan, Saeful dalam orasinya mengatakan bahwa sudah dua tahun kasus korupsi dana hibah ini mandek di Polres Bantaeng.

“Kami datang kesini menuntut penuntasan kasus korupsi dana hibah T.A 2015 selain itu kami juga akan mendesak Kapolda Sulsel untuk segera mencopot Kapolres Bantaeng karena tidak mampu memberantas korupsi di Kabupaten Bantaeng selama menjabat dua tahun di Bantaeng,” tegas Saeful dalam orasinya.

Kasat Serse Polres Bantaeng Iptu Asian Sihombing saat menerima perwakilan mahasiswa HPMB mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara kasus korupsi dana hibah ini di Polda Sulsel. Karena kata dia, korupsi itu gelar perkara di Polda Sulsel.

Aksi tersebut juga sempat memanas dan diwarnai aksi saling dorong antara mahasiswa dengan personel Polres Bantaeng. (*)


div>