JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Kasus Lab UNM Rugikan Negara Rp4 Miliar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 24 Mei 2017 10:26
Kasus Lab UNM Rugikan Negara Rp4 Miliar

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani bersama Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Sulsel AKBP Yuliar Kus Nugroho

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel mengumumkan hasil audit kerugian negara kasus dugaan korupsi pembangunan laboratorium terpadu Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM), Selasa (23/5).

Selain mengumumkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel, penyidik sekaligus merilis penahanan tiga tersangka yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bernama Prof Mulyadi, Konsultan Yauri, Direktur Utama jasa Bhakti Nusantara (JBN) Edy Rachmat.

Direktur Reskrimsus Polda Sulsel, Kombes Yudiawan Wibisiono mengatakan, tersangka ditahan karena hasil audit dari BPKP Sulsel telah dikantongi.

“Hasil rilis BPKB Sulsel diketahui telah terjadi kelebihan pembayaran dan diperoleh bahwa dalam pekerjaan pembangunan Lab Terpadu UNM tahun anggaran 2015 terjadi kerugian negara adalah Rp 4 miliar lebih,” ujar Yudiawan Wibisiono diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (24/5).

Sebelumnya, pasca penetapan tersangka, pihak Polda Sulsel tidak melakukan penahanan lantaran menurutnya perhitungan kerugian negara belum ada dari BPKP Sulsel.

Dalam proyek yang menggunakan APBN tahun anggaran 2015 sebesar Rp34,9 miliar ini, penyidik menetapkan empat orang tersangka. Satu diantaranya yakni tim Teknis, Jhony Anwar saat ini dikabarkan telah meninggal dunia. (***)


div>