SELASA , 14 AGUSTUS 2018

Kasus Suap DPRD DKI, KPK Periksa Karyawan Agung Podomoro Land

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 04 April 2016 13:03
Kasus Suap DPRD DKI, KPK Periksa Karyawan Agung Podomoro Land

int

RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memanggil saksi-saksi perkara dugaan suap terkait pembahasan Raperda Rencana Zonasi Teluk Jakarta. Hari ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Personal Assistant PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro.

“Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka MSN (M Sanusi, red),” kata Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Senin (4/4).

KPK menetapkan tiga orang tersangka dugaan suap terkait izin reklamasi. Yakni, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, dan anak buahnya Trinanda Prihantoro.

Penetapan tersangka itu menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Kamis (31/3) malam. Ariesman diduga menyuap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi dengan uang Rp 2 miliar. Suap itu diberikan melalui anak buahnya, Trinanda Prihantoro dan Berlian.

Diduga, suap diberikan terkait Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

Atas perbuatannya, Ariesman dan Trinanda disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 Huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999. Sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

Sementara M Sanusi disangka melanggar Pasal 12 Huruf a atau 12 Huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999. Sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.‎ (JPG)


Tag
div>