RABU , 21 NOVEMBER 2018

Kaum Difabel Bakal Turut Meriahkan F8

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Sabtu , 06 Oktober 2018 12:30
Kaum Difabel Bakal Turut Meriahkan F8

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Event Nasional, Makassar International Eight Festival atau F8 segera dihelat. Berbagai komunitas bakal memeriahkan event tahunan tersebut, termasuk kaum difabel yang tidak pernah absen setiap pagelaran F8.

Berbeda dengan dua tahun sebelumnya, kali ini mereka akan perform lebih lama saat opening ceremony yang digelar di Anjungan City Of Makassar, 10 Oktober, mendatang.
Show Director F8, Sofyan Setiawan, mengatakan, jika tahun lalu mereka hanya dilibatkan di panggung dalam konteks gerak, maka tahun ini mereka tidak hanya menari tapi juga menyanyi.

“Mereka ini akan perform di dua lagu, satu lagu pertama akan menyanyi full, dan lagu kedua mereka akan menjadi satu bagian dari pertunjukkan,” ujarnya, Jumat (5/10)

Kata Sofyan, sedikitnya ada 30 orang penyandang disabilitas yang akan dilibatkan dalam event tahunan tersebut. Lima sampai tujuh orang diantaranya bahkan akan tampil sebagai leader vocal, tampilan baru ini diharapkan bisa menghipnotis seluruh pengunjung.

Lanjutnya, dengan keterbatasan yang dimiliki, Sofyan mengaku terkesan melihat kegigihan kaum difabel yang ingin tampil spektakuler dihadapan seluruh pengunjung F8. Kekaguman ini diharapkan Sofyan bisa dirsakan para pengunjung ketika mereka perform saat opening ceremony nantinya.

Sofyan menyebutkan, waktu latihan mereka yang hanya sekitar dua pekan tidak harus membuat mereka tampil biasa-biasa saja. Namun, dari beberapa kali latihan, Sofyan yakin mereka nantinya bisa tampil dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Awalnya saya berpikir namanya bukan penyanyi pasti tidak bisa tampil seperti penyanyi, tapi setelah kita lakukan pendampingan mulai dari koreografi hingga olah vocal saya yakin mereka akan menampilkan tontonan yang buat kita merinding,” ungkapnya.

Sofyan menjelaskan, selain melibatkan kaum difabel dalam opening ceremony nantinya, pihaknya juga akan melibatkan 1000 pelajar baik SD/SMP se-Kota Makassar. Dimana, mereka akan menampilkan tari khas Sulawesi dengan menggabungkan unsur tradisional dan modern selama 5 sampai 7 menit.

“Opening ceremony itukan memakan waktu 10 sampai 15 menit. Jadi bisa dibayangkan selama waktu itu kita akan disajikan dengan berbagai tampilan menarik, mulai dari gerak dan pertunjukan di panggung hingga pelepasan kembang api,” katanya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, telah memberi ruang kepada kaum difabel untuk ikut terlibat di event kali ini. Dia mengaku optimistis penampilan kaum difabel tahun ini akan memberikan atmosfer yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Teman-teman difabel kita beri ruang, kita tidak latih secara maksimal tapi kali ini insya Allah penampilan mereka akan membuat sebuah atmosfer yang berbeda,” ucapnya.
Danny berharap agar event ini setidaknya bisa setara dengan opening ceremony Asian Games yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, 18 Agustus lalu.

“Patokan kita itu Asian Games kemarin, kalau tidak bisa melebihi paling tidak setara atau tampil bedalah. Kita optimistis soal itu,” singkat Danny.

Danny menyebutkan tahun ini ada beberapa hal baru yang disajikan, diantaranya floating zoo, floating flores hingga fish market yang bakal ditempatkan di Center Poin Of Indonesia (CPI). Tidak hanya itu, fly avatar bertuliskan F8 2018 bakal ditampilkan sepanjang event ini digelar.

“Kita punya namanya floating zoo dengan nuansa vulcano. Kita juga punya floating flores para penggemar tanaman bakal disajikan berbagai jenis tanaman. Kita juga ada floating fish market, nah ini kita libatkan nelayan disepanjang CPI,” ungkapnya. (*)


div>