SELASA , 11 DESEMBER 2018

Kawasan Kuliner Nusantara Masih Terbengkalai

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 11 September 2017 22:00
Kawasan Kuliner Nusantara Masih Terbengkalai

Jalan Nusantara . (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menyulap pusat prostitusi Makassar yang terletak di Jl Nusantara, Kecamatan Wajo, menjadi kawasan Kuliner Makassar dianggap masih sebatas dongeng.

Betapa tidak, proyek yang dicanangkan dari beberapa tahun silam ini, hingga kini belum juga direalisasikan.

Terkait itu, Pakar Tata Ruang, Lambang Basri mengatakan, pemerintah kota Makassar harus lebih proaktif dalam penataan ruang di Kota Makassar sehingga masyarakat juga merasakan manfaatnya.

“Kalau perubahan wilayah kuliner di sana (Jl Nusantara) butuh waktu tapi yang utama perbaikan trotoar dan itu menunjukkan tata kota yang baik,” ucap Lambang Basri, Senin (11/9).

Ia menjelaskan bahwa awal mula ada perencananaan perubahan wilayah karena adanya fenomena masyarakat dimana tingkat pengguna pejalan kaki lebih banyak sehingga pemerintah kota berniat merubah wajah area jalan nusantara tersebut.

“Kita lihat disana itu ada pelabuhan yang tiap harinya banyak pejalan kaki dan dianggap sebagai pintu masuk ke Kota Makassar dari luar Sulawesi,” ucap Lambang.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto tak memungkiri kelemahan regulasi yang dibuatnya tersebut. Ia mengatakan hal ini menjadi cerminan kurang maksimalnya kinerja Pemkot Makassar yang masih harus dibenahi.

“Harus jadi, sudah terlambat sebenarnya. Namanya juga banyak hal yang dibenahi dan inilah hal yang belum sempurna di Pemerintah Kota,” kata Danny. (*)


div>