SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Kebun Cabai Jadi Lokasi Wisata Alternatif

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 01 Agustus 2017 10:36
Kebun Cabai Jadi Lokasi Wisata Alternatif

Ketua Pokja Badan Usaha Lorong (BULo), Sakka Pati, berdiri di tengah-tengah kebun cabai BULo di klinik Griya Tonasa. foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kebun cabai di klinik Badan Usaha Lorong (BULo) Griya Tonasa, kini dimanfaatkan sebagai lokasi wisata alternatif. Ada ratusan payung warna warni yang menaungi cabai di sana, sehingga menarik pengunjung untuk berfoto.

Tak jarang, jajaran Kecamatan Biringkanaya mulai dari Camat, Ketua PKK, Lurah Pai, serta Ketua Pokja BULo, mengisi akhir pekan di tempat tersebut, sambil memanen cabai.

Ketua Pokja BULo, Sakka Pati, mengatakan, hampir tiap pekan, klinik BULo yang dikelolanya rame dikunjungi warga. Baik dari pihak yang ingin belajar budidaya cabai, pihak kecamatan dan kelurahan, maupun berbagai kalangan.

“Umumnya yang datang itu orang-orang dari pihak kecamatan atau kelurahan. Kedatangan mereka, ada yang ingin belajar bagaimana budidaya cabai, ada juga yang sekedar ingin ikut memanen cabai,” ujar Sakka Pati diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (1/8).

Ia mengungkapkan, tempat ini bisa jadi alternatif wisata sambil bersilaturahim. Selain bisa memetik cabai, juga ada sarana olahraga dan gasebo. Bahkan, taman bermain anak ada di lokasi tersebut.

“Ini salah satu contoh keberhasilan BULo, karena hampir semua kecamatan memiliki klinik dan kebun BULo yang menanam cabai, berbagai tanaman dan bunga-bunga,” kata dosen Unhas ini.

Biasanya, kata Sakka Pati, warga yang datang memetik dan ditimbang sendiri, kemudian membelinya dengan harga sedikit dibawah harga pasar. Namun, hari Minggu lalu, hasil panen yang kurang lebih 10 kg tersebut diborong oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Biringkanaya, yang kemudian dibagi ke warga yang datang. (***)


div>