SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Kebun Kamtibmas Polre Selayar Tarik Wisatawan Asing

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 06 Maret 2017 17:32
Kebun Kamtibmas Polre Selayar Tarik Wisatawan Asing

int

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Salah seorang anggota satuan Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Selayar, Aipda Hasan yang mempunyai kebun kamtibmas di Kelurahan Putabangung, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai pulau sejuta mistis ini berhasil menarik perhatian pengusaha kpsmetik asal Prancis Cloude Boucher jatuh hati.
Kebun Kamribmas Polres Kepulauan Selayar dimulai sejak 3 tahun lalu, yakni tahun 2015 yang dikelola di atas lahan dengan luas kurang lebih 1,5 hektar dan dibeli oleh Aipda Hasan seharga Rp 30.000.000. Lahan itu sebelumnya merupakan lahan non-produktif yang berupa hutan semak dengan kondisi berbatu dan jenis tanah liat yang sulit dimanfaatkan.
Lahan tidur yang tidak produktif itu diolah, oleh Aipda Hasan menjadi kebun kamtibmas dengan menanam beberapa varietas tanaman sayuran. Tanaman yang dibudidayakan dalam kebun tersebut antara lain tomat, cabe, kol, wortel dan bayam. Bahkan, ia pun juga memelihara ikan lele dan beberapa jenis ikan lainnya.
Awalnya Aipda Hasan dicomoh oleh masyarakat, lantaran menanam sayuran di Selayar sebelumnya kurang diminati, karena kondisi tanah, air dan cuaca.
Namun dengan niat niat mau menunjukkan kepada masyarakat, agar mereka terdorong untuk mengelola kebun yang belum termanfaatkan. Menurut Aipda Hasan, bhw manusia sejak dulu dituntut untuk mampu menjawab tantangan Alam.
Alhasil, Lahan Hutan semak yang tandus dan berbatu dapat memberikan hasil yang luar biasa dan menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.
Saat dikonfirmasi, Bhabinkamtibmas, Aipda Hasan mengatakan beberapa gapoktan sudah memilih kebun tersebut sebagai objek studi Lapang, dan bahkan sebagai tempat berakhir pekan (Agro Wisata).

[NEXT-RASUL]

“Kebun ini telah berjalan kurang lebih dua tahun, saat ini kebun kamtibmas telah dilengkapi kolam dengan sistem irigasi perpipaan, rumah petani, gudang pupuk kandang. Bahkan kolam tersebut juga digunakan untuk tempat pembibitan dan pengembangbiakan ikan lele dan ikan nila,” katanya melalui pesan tertulis, Senin (6/3).
Ia mengatakan, dalam setahun, kebun kamtibmas memasuki masa panen hingga empat kali dengan sistem tanam tumpang sari, yakni tiga tanaman bayam, tomat dan cabe.
“Saat ini sudah masa panen kedelapan untuk tanaman tomat. Khusus tanaman tomat masa panen tahun 2017 ini sudah berlangsung kurang lebih 1 bulan. Dan diprediksi panen masih akan terus berlanjut hingga dua pekan ke depan. Jumlah produksi tomat yang telah diperoleh saat ini sudah mencapai 3 ton, dengan jeda panen 3 kali seminggu, dan dalam setiap panen jumlah produksi antara 5-6 kwintal,” tandasnya.
Bahkan, produksi tomat Kebun kamtibmas yang merupakan satu-satunya di Kabupaten Kepulauan Selayar telah mampu menurunkan harga tomat di pasaran.
“Jika selama ini masyarakat Kepulauan Selayar harus membeli tomat dengan harga Rp13.000/kg, karena harus menanggung biaya transportasi dari kabupaten tetangga, namun setelah ada produksi lokal dari kebun kamtibmas, harga tomat berhasil ditekan hingga Rp3.000/kg. Selain itu program ini juga telah mampu menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.
Dimana saat ini kebun kamtibmas mempekerjakan 4 orang tenaga tetap dan 10 orang tenaga reguler yang bekerja saat musim tanam dan masa panen.
Kebun Kamtibmas tersebut saat ini akan dikembangkan menjadi Pioneer Program Kamtibmas Polres Kepulauan Selayar. Dengan Filosofi bahwa Keaktifkan Masyarakat pada kegiatan Positif berbanding terbalik dengan niat melakukan Tindakan Kejahatan.

[NEXT-RASUL]

Selain itu, Bouncher yang merupakan salah satu pemegang saham pada perusahaan eksportir bahan baku kosmetik Indonesia-Prancis yang bernama PT Bio Bali tersebut tertarik mengunjungi kebun olahan personel Bhabinkamtibmas Polres Selayar, Aiptu Hasan, setelah membaca beberapa unggahan berita tentang keberadaan kebun kamtibmas itu.
“Mr. Cloud tiba-tiba menghubungi saya untuk ditemani karena dia mau datang melihat langsung kebun kamtibmas tersebut. Dan tadi kami bersama meninjau langsung kondisi kebun kamtibmas,” jelasnya.
Saat berkeliling di tengah kebun kamtibmas, kata Hasan, Cloud berjanji akan membantu pengadaan bibit tomat, cabai dan terong langsung dari negara Prancis untuk dikembangkan melalui kebun kamtibmas yang saat ini ditanami beragam sayuran.
“Beliau sangat tertarik dan alhamdulillah mengapresiasi keberadaan kebun kamtibmas ini yang dapat memproduksi sayuran dengan kualitas baik. Mr. Cloud katakan good..good very good,” ucap Hasan.
Cloud, kata Hasan, berulang kali melontarkan pujian padanya yang dinilai mampu mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif serta berhasil memproduksi sayuran yang berkualitas sangat baik.
Usai memetik buah tomat dari kebun kamtibmas, Cloud kemudian kembali ucapkan janji membantu pengadaan bibit sayuran yang didatangkan dari negara asalnya di Prancis untuk ditanam di kebun kamtibmas.

[NEXT-RASUL]

“Mr. Cloud mau membantu kebun kamtibmas dengan mendatangkan bibit tomat, cabai dan terong dari Prancis. Karena dinilai sesuai dengan tekstur tanah dan cuaca setempat,” tutup Hasan. (Rrs)

div>